Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan kepastian soal pemenang lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Rencananya, hari ini, Rabu (10/6/2026), ia akan menghadap ke Kementerian Kehutanan untuk memutuskan lembaga konservasi yang berhak mengelola kawasan tersebut.
"Bandung Zoo, hari ini saya sedang mengejar kereta jam 11.23 WIB untuk menghadap ke Kementerian Kehutanan. Setelah itu tanda tangan, baru kita akan umumkan pemenang tendernya," kata Farhan di Pendopo Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Farhan pun menjelaskan mengenai pelibatan Kementerian Kehutanan dalam penunjukan pemenang lelang Bandung Zoo. Menurutnya, hal itu dilakukan karena izin konservasi merupakan kewenangan dari kementerian.
"Kan gini, kita bagaimana pun juga tidak boleh penunjukan langsung, kita harus membuka (lelang). Dari sekian banyak yang berminat, dari 5, saat ini menjadi 3, dan ternyata dari 3 ini harus dipilih salah satu. Milihnya enggak boleh sendirian, harus bersama dengan kementerian," ungkapnya.
"Kenapa? Karena, bagaimana pun juga, izin konservasi ada di kementerian, izin untuk satwa yg dilindungi ada di kementerian semuanya, gitu. Makanya itu harus dilibatkan," imbuhnya.
Farhan sempat ditanya soal pilihan pribadinya mengenai pemenang lelang Bandung Zoo. Ia mengaku, hingga hari ini, belum mau melihat dokumen pemenang lelang karena perlu dikonsultasikan dengan Kementerian.
"Pokoknya hari ini diumumkan. Saya enggak boleh condong-condongan, saya mah tidak mau. Saya bahkan semalem udah dilihatin, 'Pak, ini dokumennya, bapak mau lihat enggak? Saya enggak mau lihat, saya bilang, besok aja bareng sama menteri'," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, ada tiga lembaga konservasi yang saat ini sedang mengikuti lelang pengelolaan Bandung Zoo. Ketiganya adalah Taman Safari Indonesia (TSI), Faunaland Ancol, Jakarta, dan Gembira Loka, Yogyakarta.
Lelang Bandung Zoo memiliki nilai kontrak sebesar Rp 4,6 miliar, dengan skema bagi hasil 10 sampai 20 persen untuk Pemkot Bandung. Pengelolaannya akan berlaku selama 26 tahun.
Berdasarkan dokumen pengumuman, lelang ulang pengelolaan Bandung Zoo dimulai pada 26 Mei 2026. Penjelasan tender dilakukan pada 3 Juni 2026, disusul pemasukan dokumen penawaran pada 4 Juni 2026, dan jadwal pelaksanaan tender pada 8 Juni 2026.
Kemudian, jadwal pelaksanaan tender dilaksanakan pada 8 Juni 2026. Penetapan mitra dilakukan pada 9 Juni 2026, dan penandatanganan kerja sama dilakukan pada 12 Juni 2026.
(ral/dir)
