Viking Persib Club Kutuk Penyerangan di Kragilan Serang

Viking Persib Club Kutuk Penyerangan di Kragilan Serang

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 09 Jun 2026 18:08 WIB
Logo Viking Persib Club.
Logo Viking Persib Club. (Foto: ChatGPT)
bandung -

Insiden bentrokan yang menyasar anggota Viking di wilayah Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, mendapat respons tegas dari Viking Persib Club (VPC). Organisasi suporter terbesar Persib Bandung itu mengecam keras segala bentuk kekerasan dalam peristiwa tersebut, terlebih karena turut menimbulkan korban dari kalangan anak-anak.

Kericuhan pecah pada Senin (8/6/2026) malam saat Viking Serang Banten menggelar agenda silaturahmi. Setelah acara usai, sekelompok orang yang diduga merupakan pendukung tim lain disebut mendatangi lokasi dan berupaya merampas atribut Viking yang terpasang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi memanas hingga berujung bentrokan fisik. Sejumlah anggota Viking dilaporkan terluka akibat hantaman helm dan potongan kayu. Mirisnya, seorang balita turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, menyatakan organisasinya mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

"Viking Persib Club mengutuk keras segala bentuk tindakan kekerasan yang terjadi, apalagi ini sudah melibatkan anak kecil yang seharusnya bisa mendapatkan ruang yang aman dalam tumbuh kembangnya," kata Tobias dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosial pribadinya, Selasa (9/6/2026).

Tobias mengungkapkan, tidak lama setelah insiden terjadi, pengurus Viking di wilayah Serang langsung berkoordinasi dengan pengurus pusat untuk membahas langkah yang akan ditempuh.

Menurutnya, setelah menerima laporan lengkap terkait kronologi kejadian, Viking memutuskan untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

"Sejak kejadian terjadi Ketua Distrik Viking Serang Banten langsung berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan ketua umum terkait kronologis yang terjadi dan memutuskan untuk mengambil langkah hukum sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.

Tobias juga mengeluarkan imbauan khusus kepada seluruh anggota Viking agar tidak terpancing melakukan aksi balasan. Ia meminta seluruh anggota menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum dan menghormati proses yang sedang berjalan.

"Viking Persib Club menghimbau kepada seluruh anggota untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan dan mempercayakan kepada proses hukum yang akan berlangsung," tegas Tobias.

Sebagai bentuk keseriusan mengawal kasus ini, VPC juga telah menugaskan salah satu pengurus untuk turun langsung ke Serang guna memberikan pendampingan kepada para korban sekaligus mengawal proses hukum yang ditempuh.

"Terkait proses hukum yang akan berlangsung, Viking Persib Club menugaskan saudara Piar Pratama untuk berangkat langsung ke Serang menemui korban dan melakukan pendampingan hukum sampai dengan tuntas," katanya.

Tobias berharap proses hukum yang berjalan dapat mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut sekaligus memberikan keadilan bagi para korban. Ia juga menegaskan bahwa dunia sepak bola tidak boleh lagi menjadi ruang bagi praktik kekerasan yang membahayakan keselamatan suporter maupun masyarakat luas.

"Demikian yang bisa dapat kami sampaikan. Semoga proses yang akan berlangsung bisa berjalan dengan baik dan menciptakan keadilan sehingga tidak ada lagi ruang untuk pelaku kekerasan di dalam sepak bola," pungkasnya.

(bba/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads