Senin, (9/6/2026) sore kemarin, seorang remaja berinisial W (17) meninggal dunia usai tenggelam di sungai. Di hari itu, W sebenarnya hendak menjenguk kakeknya di kampung sebelah, namun tragedi terjadi setelah dia dan teman-temannya tergiur untuk berenang di sungai yang ada di sepanjang jalan.
Kejadian nahas yang menimpa W ini, terjadi di Sungai Cikaengan, yang berlokasi di Blok Batu Karut, Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, menurut Kapolsek Cibalong, Iptu Irwandani.
Irwan menjelaskan, kejadian bermula saat W dan dua orang temannya yang lain bergegas dari rumah mereka menuju ke Kampung Jubleg yang ada di Desa Simpang. "Tujuannya untuk menjenguk kakek dari korban," kata Irwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pertengahan jalan, ketiganya memutuskan untuk beristirahat. Karena berada di pinggir sungai, ketiga remaja itu memutuskan untuk mandi. W diketahui turun duluan ke sungai. Namun, tak disangka, titik mereka berenang cukup dalam.
Selain dasar sungai yang dalam, kata Irwandani, aliran arus air di lokasi juga, saat itu cukup kuat. Hingga akhirnya, W kemudian terseret arus, tenggelam kemudian menghilang. Dua temannya kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga.
"Kami kemudian dikabari. Personel kemudian turun ke lokasi dan bersama masyarakat melakukan pencarian," katanya.
Beberapa jam melakukan pencarian, W akhirnya berhasil ditemukan. Namun malang, remaja yang duduk di bangku kelas 3 sekolah menengah atas itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
"Ditemukan beberapa kilometer dari lokasi awal hilang dalam keadaan MD (meninggal dunia)," katanya.
Jasad W langsung dievakuasi ke rumah duka, yang berada di Kecamatan Peundeuy. Dari hasil pemeriksaan di TKP diketahui, jika tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang ada pada tubuh korban, sehingga korban disimpulkan meninggal dunia karena kecelakaan.
(sud/sud)
