DPRD Bandung Dorong Keluarga Jadi Pusat Edukasi Cegah Penyakit

DPRD Bandung Dorong Keluarga Jadi Pusat Edukasi Cegah Penyakit

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 10 Jun 2026 03:00 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan (Foto: Istimewa)
Bandung -

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan, menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria, gelaran DP3A Kota Bandung, di Kantor Kelurahan Cisaranten Kulon, Rabu (9/6/2026). Di depan peserta yang didominasi kader PKK dan Posyandu itu, Aswan memaparkan peran legislatif dalam peningkatan kualitas keluarga untuk mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.

Ia mengatakan, keluarga merupakan unit terkecil yang melahirkan generasi yang sehat. Oleh karena itu, pencegahan penyakit menular tidak cukup dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi harus dimulai dari rumah. "Pembangunan keluarga merupakan investasi sosial paling strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing," tuturnya.

Aswan menjelaskan, peran keluarga menjadi kunci dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit menular berisiko. Saat ini, HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu penyakit menular dengan kasus tinggi di Indonesia. Penyakit menular berpotensi menimbulkan masalah ekonomi keluarga seperti putus sekolah, stunting, kemiskinan baru, hingga kerentanan sosial.

"Mengapa keluarga menjadi kunci? Karena dari keluarga lah, kita membentuk perilaku hidup bersih dan sehat, mengawasi kesehatan anggota keluarga, memberikan dukungan psikologis, menghilangkan stigma terhadap penderita, hingga menjadi lingkungan pertama pencegahan penyakit. Oleh karena itu, keluarga yang kuat adalah benteng pertama pencegahan AIDS, TB, dan Malaria," ujar Aswan.

ADVERTISEMENT

Dalam tugas pencegahan dan penanggulangan penyakit menular berisiko, kata dia, Komisi IV DPRD Kota Bandung mendorong 5 prioritas yakni penguatan edukasi kesehatan keluarga, pencegahan HIV/AIDS sejak usia remaja, percepatan eliminasi tuberkulosis, perlindungan perempuan dan anak dari dampak sosial penyakit, serta penguatan kolaborasi masyarakat dan pemerintah dengan pendekatan kolaboratif, preventif, dan partisipatif.

"Mari kita jadikan keluarga sebagai pusat pendidikan kesehatan, pusat perlindungan anak, dan pusat pembentukan karakter. Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama demi mewujudkan Kota Bandung yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,"ujarnya.

Aswan mengatakan, DPRD mendukung penuh penguatan program keluarga berkualitas melalui APBD Kota Bandung. Pencegahan lebih murah daripada pengobatan, sehingga edukasi keluarga harus diperkuat. Kolaborasi PKK, Posyandu, WPA, Karang Taruna, RW, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan eliminasi AIDS, TB, dan Malaria di Kota Bandung.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads