Rahasia Ruangan Lebih Luas, Sofa Jangan Nempel ke Dinding!

Kabar Properti

Rahasia Ruangan Lebih Luas, Sofa Jangan Nempel ke Dinding!

Danang Sugianto - detikJabar
Senin, 08 Jun 2026 10:00 WIB
Ilustrasi sofa
Ilustrasi sofa (Foto: Getty Images/Gladiathor)
Jakarta -

Banyak orang mengira menempelkan sofa ke dinding adalah cara terbaik untuk menghemat ruang. Padahal, menurut para desainer interior, kebiasaan tersebut justru bisa membuat ruangan terasa kurang nyaman dan mengurangi kualitas interaksi antar penghuni rumah.

Sofa memang menjadi salah satu furnitur utama yang hampir selalu ada di rumah, baik di ruang tamu, ruang keluarga, ruang televisi, maupun kamar tidur. Karena ingin mendapatkan area yang lebih luas, tak sedikit orang memilih meletakkan sofa persis menempel ke dinding.

Namun, penataan seperti itu ternyata tidak selalu ideal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir detikProperti, desainer interior Steph Schlegelmilch menjelaskan bahwa sofa yang terlalu menempel ke dinding dapat menciptakan suasana ruang yang kurang hangat. Menurutnya, posisi tersebut justru membuat jarak antar penghuni menjadi lebih jauh saat berinteraksi.

ADVERTISEMENT

Jika sofa diberi sedikit ruang dari dinding, area duduk akan terasa lebih intim sehingga percakapan dapat berlangsung lebih nyaman dan akrab.

Pendapat serupa disampaikan desainer interior Catherine Staples. Ia mengacu pada konsep 10-Foot Conversation Circle atau Lingkaran Percakapan 10 Kaki. Aturan ini menyarankan agar area duduk berada dalam lingkaran berdiameter sekitar 10 kaki atau kurang lebih 3 meter.

Ketika orang-orang duduk dengan jarak lebih dari tiga meter, percakapan cenderung menjadi kurang natural dan suasana ruangan terasa kurang hangat. Karena itu, penataan sofa sebaiknya mendukung kedekatan antar penghuni, bukan justru memperlebar jarak komunikasi.

Selain mendukung interaksi, memberikan sedikit jarak antara sofa dan dinding juga menciptakan ruang kosong di bagian belakang furnitur. Dalam prinsip feng shui, penataan seperti ini juga dianggap lebih baik, terutama jika di belakang sofa terdapat jendela.

Untuk penerapannya tidak perlu terlalu jauh. Jarak sekitar 5 sentimeter sudah cukup. Jika ingin lebih menarik, ruang di belakang sofa bisa dimanfaatkan untuk meletakkan meja konsol kecil, rak dekoratif, atau hiasan lainnya.

Manfaat lain yang sering tidak disadari adalah efek visual terhadap ukuran ruangan. Desainer interior Abigail Ahern menilai sofa yang tidak menempel ke dinding justru dapat membuat ruangan terasa lebih lapang.

"Saya akan sedikit cerewet dan mohon jangan menempelkan furnitur ke dinding, sekecil apa pun ruangannya. Jika Anda melakukannya, akan ada ruang kosong yang aneh di tengah, dan itu akan terasa tidak nyaman. Saya tahu ini terdengar tidak masuk akal, tetapi ruangan Anda akan terasa lebih besar jika Anda membiarkannya 'bernapas', dan menggeser sofa sedikit saja akan menciptakan keseimbangan yang lebih baik. Anda tidak akan lagi menonjolkan dimensi ruangan yang sempit," jelasnya dikutip dari Homes and Gardens.

Meski demikian, aturan tersebut bukan sesuatu yang mutlak. Pada hunian dengan ukuran sangat terbatas, misalnya ruangan berukuran 3x3 meter, menempelkan sofa ke dinding tetap menjadi pilihan yang masuk akal demi memaksimalkan ruang yang tersedia.

Jadi, jika ukuran ruangan memungkinkan, cobalah menggeser sofa beberapa sentimeter dari dinding. Perubahan kecil ini bisa membuat ruangan terasa lebih luas, lebih seimbang, dan lebih nyaman untuk berkumpul bersama keluarga maupun tamu.

Artikel ini sudah tayang di detikProperti



(das/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads