Tabung Gas Campuran Soda Api Meledak Rusak 4 Rumah di Sukabumi

Tabung Gas Campuran Soda Api Meledak Rusak 4 Rumah di Sukabumi

Siti Fatimah - detikJabar
Minggu, 07 Jun 2026 12:57 WIB
TKP tabung gas meledak rusak 4 rumah warga di Sukabumi
TKP tabung gas meledak rusak 4 rumah warga di Sukabumi (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Suara ledakan keras mengejutkan warga Kampung Tegallaya, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Sabtu (6/6) malam. Sebuah tabung gas yang biasa digunakan untuk pengisian balon mainan mendadak meledak hebat hingga merusak empat rumah di sekitarnya.

Insiden itu terjadi tepatnya di pemukiman padat penduduk RT 01/04, Kelurahan Cipanengah, sekitar pukul 18.25 WIB. Dentuman yang berasal dari reaksi bahan kimia di dalam tabung tersebut sempat memicu kepanikan warga yang baru saja selesai melaksanakan salat Magrib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Lembursitu, Iptu Erik Sukandar, membenarkan adanya peristiwa mencekam tersebut. Erik menjelaskan, ledakan bermula ketika sang pemilik tabung gas selesai melakukan perawatan rutin pada alat kerjanya.

"Pada hari Sabtu tanggal 06 Juni 2026 sekira jam 18.25 WIB, telah terjadi peristiwa tabung gas untuk pengisian balon gas meledak. Kronologinya, pada saat korban selesai menguras tabung gas, kemudian mengisinya dengan aluminium foil dan soda api," kata Erik saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah mencampurkan soda api dan aluminium foil untuk memproduksi gas hidrogen tersebut, pemilik tabung kemudian meninggalkannya di area depan rumah. Sialnya, baru ditinggal beberapa menit, tekanan di dalam tabung diduga melonjak drastis hingga tidak mampu tertahankan lagi.

"Korban meninggalkan gas tersebut di depan rumah. Sekitar 3 menit kemudian, tabung gas tersebut meledak," jelas Erik.

Daya ledak yang dihasilkan rupanya cukup masif. Tabung besi tersebut terpental hebat hingga menghantam pintu rumah pemiliknya serta area rumah tetangga sekitar. Akibatnya, gelombang kejut dari ledakan tersebut menghancurkan struktur ringan bangunan di radius terdekat.

"Ledakan menghantam pintu rumah korban dan rumah tetangga, yang mengakibatkan 4 rumah mengalami kerusakan pada bagian kaca jendela dan plafon rumah," urai Erik.

Pihak kepolisian mencatat ada empat orang warga yang terdampak langsung akibat kerusakan bangunan tersebut. Mereka adalah Oman Abdurochman (41) seorang buruh harian lepas asal Nyalindung, Ari Anggara (40) yang bekerja sebagai tukang las, serta dua warga setempat yakni seorang lansia bernama Ipah (80) dan Asep (65) yang berprofesi sebagai mekanik.

Beruntung, meski ledakan merontokkan kaca dan plafon rumah, tidak ada pecahan material yang melukai warga di lokasi kejadian. "Dalam kejadian tersebut, dipastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa," tegas Erik.

Pasca-kejadian, sejumlah personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil olah TKP sementara dan pendataan materi bangunan yang hancur, kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai belasan juta rupiah. "Kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp 12 juta," pungkasnya.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads