Tragedi memilukan melanda Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat (5/6/2026) siang.
Dua bocah perempuan yang tengah asyik bermain dan mandi di aliran Sungai Ciseel harus meregang nyawa usai diduga terseret arus sungai tersebut.
Nasib nahas itu menimpa dua sahabat yang saling bertetangga, yakni KY dan SO. Kedua bocah yang masing-masing baru berusia sekitar 11 tahun tersebut dilaporkan tenggelam pada pukul 14.20 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani membenarkan adanya insiden maut yang merenggut nyawa anak di bawah umur tersebut.
Merujuk pada laporan dari Camat Purwadadi, insiden bermula saat kedua korban diketahui sedang berada di sekitar area sungai. Namun, keceriaan saat bermain air itu berubah menjadi petaka tak terduga.
"Berdasarkan laporan dari camat, saat berada di sungai kedua korban diduga terbawa arus dan tenggelam sehingga tidak dapat menyelamatkan diri," ujar Ani kepada detikJabar.
Menyadari adanya korban yang terseret arus, warga setempat yang kebetulan mengetahui kejadian tersebut langsung bahu-membahu melakukan upaya pertolongan darurat. Warga juga seketika melaporkan insiden nahas itu kepada aparat desa dan instansi terkait agar proses penyelamatan bisa dilakukan secara maksimal.
"Setelah menerima laporan, dilakukan koordinasi dan penanganan oleh unsur terkait untuk melaksanakan pencarian serta evakuasi korban," katanya.
Berkat upaya gabungan, tubuh kedua korban akhirnya berhasil ditemukan. Mereka langsung dievakuasi secara cepat menuju Puskesmas Purwadadi dengan harapan masih ada peluang untuk diselamatkan. Namun sayang, nyawa kedua sahabat itu pada akhirnya tak tertolong.
"Dua-duanya meninggal dunia," jelas Ani.
Usai proses pemeriksaan dan penanganan di puskesmas selesai, jenazah kedua bocah yang merupakan teman sepermainan itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Keduanya dibawa ke rumah duka masing-masing untuk segera dimakamkan.
(sya/sud)
