Beredar Poster CPNS 2026 Dibuka, Ini Penjelasan Resmi BKN

Beredar Poster CPNS 2026 Dibuka, Ini Penjelasan Resmi BKN

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Jumat, 05 Jun 2026 08:17 WIB
Poster pendaftaran CPNS 2026 hoaks
Foto: Istimewa
Bandung -

Informasi mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah poster yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 telah resmi dibuka beredar luas di berbagai platform digital dan mengarahkan masyarakat untuk mengakses tautan tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks. Masyarakat pun diminta lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

BKN Tegaskan Poster Pembukaan CPNS 2026 adalah Hoaks

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, menegaskan bahwa poster yang beredar bukan berasal dari sumber resmi pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, hingga saat ini informasi resmi terkait seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS 2026, hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

"Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap beredarnya informasi palsu terkait pembukaan seleksi CPNS 2026 yang tersebar di berbagai platform digital," kata Wisudo dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan bahwa poster yang beredar memuat sejumlah indikasi mencurigakan yang patut diwaspadai oleh masyarakat.

Ciri-ciri Poster CPNS 2026 Palsu

BKN menemukan beberapa tanda yang menunjukkan bahwa poster tersebut bukan informasi resmi.

Salah satunya adalah penggunaan tautan atau link yang tidak menggunakan domain resmi pemerintah. Selain itu, terdapat narasi yang sengaja dibuat untuk mendorong masyarakat segera mengklik tautan tertentu tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," terang Wisudo.

Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan membuka tautan yang beredar melalui media sosial, grup percakapan, maupun pesan berantai yang sumbernya tidak jelas.

Informasi CPNS 2026 Hanya Melalui Kanal Resmi

BKN menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai seleksi ASN, baik CPNS maupun PPPK, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

Calon pelamar disarankan untuk selalu memantau informasi melalui:

  • Website resmi BKN

  • Portal SSCASN

  • Media sosial resmi BKN

  • Kanal informasi resmi kementerian atau instansi pemerintah terkait

Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari informasi palsu maupun potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen CPNS.

Masyarakat Diminta Waspadai Penipuan CPNS

BKN juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Informasi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga, password akun, kode OTP, hingga dokumen pribadi lainnya tidak boleh dibagikan kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

Kasus penyebaran hoaks terkait rekrutmen CPNS kerap muncul setiap kali isu pembukaan seleksi ASN menjadi perhatian publik. Karena itu, literasi digital dan kebiasaan melakukan verifikasi informasi menjadi hal yang sangat penting.

Imbauan BKN untuk Calon Pelamar CPNS 2026

Dalam keterangannya, Wisudo mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar di internet.

"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN. Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," tutupnya.

Cara Mengecek Informasi Resmi CPNS 2026

Agar tidak tertipu informasi palsu, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Memastikan informasi berasal dari website resmi pemerintah.

  • Memeriksa apakah alamat situs menggunakan domain resmi pemerintah.

  • Tidak mudah percaya pada poster yang beredar di media sosial tanpa sumber jelas.

  • Menghindari mengklik tautan mencurigakan.

  • Melakukan verifikasi melalui portal SSCASN dan kanal resmi BKN.

Hingga saat ini, BKN belum mengumumkan pembukaan pendaftaran CPNS 2026. Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh poster atau tautan yang beredar di media sosial.

Bagi calon pelamar yang ingin mengikuti seleksi ASN, pastikan selalu mendapatkan informasi dari sumber resmi agar terhindar dari hoaks maupun modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen CPNS 2026.




(tya/tey)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads