Akal sehat seolah sedang diuji di kawasan wisata Pantai Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Bagaimana tidak, gunungan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan bibir pantai itu justru dibersihkan oleh puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Ironisnya, di saat para pasien panti sosial ini berpeluh keringat menyapu limbah, masih ada warga bernalar sehat yang dengan santainya membuang sampah ke lokasi tersebut dari atas motor.
Pantauan detikJabar di lokasi, tampak pemandangan kontras yang memilukan. Tumpukan sampah limbah rumah tangga tampak menggunung memanjang di bahu jalan, tepat berdampingan dengan pagar pembatas pantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puluhan peserta, yang terdiri dari pasien ODGJ dan pengurus panti, tampak sibuk turun tangan tanpa jijik. Sebagian mengenakan kemeja seragam hitam bertuliskan LKS Panti Sosial Aura Welas Asih, sementara yang lain mengenakan pakaian kasual.
Mereka menyebar memunguti sampah yang didominasi plastik ke dalam karung dan trash bag hitam, sementara asap tipis sisa pembakaran sampah terlihat mengepul di tepi jalan.
Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Panti Sosial Aura Welas Asih, Leni Nurmayunita, menjelaskan bahwa kegiatan ini murni merupakan teguran halus lewat tindakan nyata, karena melihat kondisi lingkungan yang memprihatinkan.
"Jadi inisiatif aja, soalnya kan ini pantainya tuh tempat pariwisata, sedangkan di tempat pariwisata ini tuh di pantai banyak sampah. Di depan, deket jembatan tuh sekarang jadi tempat sampah. Ya jadi kita inisiatif aja pengen bersihin gitu," ujar Leni, Kamis (4/6/2026)
Leni menyebutkan, total ada 65 orang yang dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih ini, gabungan dari pasien ODGJ dan karyawan panti. Aksi yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga tengah hari ini sukses menyapu puluhan karung sampah.
"Ini mah ada kali 60 karung lah, 70 karung dikumpulin tuh. Sampah-sampahnya jenisnya sampah rumah tangga ini mah. Kayak pampers, kayak bekas makanan, kayak sabun," terangnya membedah temuan menjijikkan di lokasi.
Miris, Kepergok Buang Sampah di Depan Mata
Kejadian paling menampar nalar justru terjadi di tengah aksi mulia tersebut. Kesadaran warga sekitar ternyata sangat memprihatinkan. Leni mengungkapkan bahwa timnya memergoki warga yang tanpa rasa bersalah melempar sampah di lokasi yang sedang mereka bersihkan.
Hal ini dibenarkan langsung oleh Leni. "Ini tadi aja pas kita lagi bersih-bersih, ada yang ngebuang warga pakai motor ke sini," ucapnya.
Kini meski puluhan karung berisi sampah telah dijejerkan rapi, pihak panti kini menghadapi jalan buntu. Mereka kesulitan mengevakuasi limbah tersebut karena belum ada kejelasan dari dinas terkait.
"Jadi kita sampahnya masih nunggu orang DLH (Dinas Lingkungan Hidup) kayaknya untuk jemput. Tapi belum bisa menghubungi orang DLH-nya untuk jemput sampah yang sudah kami kumpulkan pakai karung," jelas Leni.
Lewat aksi bersih-bersih ini, Leni berharap ada rasa malu dan kesadaran dari masyarakat oknum pembuang sampah sembarangan. Terutama dalam menjaga kebersihan Palabuhanratu sebagai ikon pariwisata daerah.
"Biar wisatawan nyaman datang ke Palabuhanratu. Jadi ini aja sih kami mah cuman pengen menyadarkan masyarakat, kalau sampah dibuang sembarangan tuh nggak bagus kelihatannya gitu. Apalagi ini tempat pariwisata," pungkasnya.
(sya/dir)
