Geger Pria Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Geger Pria Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Faizal Amiruddin - detikJabar
Kamis, 04 Jun 2026 14:09 WIB
Ilustrasi air sumur bor yang sumber airnya didapat dari dari mata air di bawah tanah.
Ilustrasi sumur (Foto: Getty Images/iStockphoto/erdre)
Tasikmalaya -

Warga Gang H. Kosasih, Jalan Siliwangi, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam sumur warga pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Ana Supriatna (42), seorang warga setempat. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ecin (70) sekitar pukul 08.45 WIB.

Ecin yang biasa menimba air di sumur umum tersebut setiap pagi, menaruh curiga saat menimba air. Ia melihat ada benda menyerupai rambut mengambang di dalam sumur. Saat dicek kembali menggunakan ember timba, terlihat jelas kepala seorang laki-laki di permukaan air dengan kondisi badan sudah tenggelam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karuan hal itu membuat Ecin kaget bukan kepalang. Dia kemudian memberitahukan hal tersebut kepada warga sekitar.

Kabar itu pun akhirnya sampai ke polisi, yang langsung direspons dengan mendatangi lokasi kejadian. Untuk mengevakuasi jenazah korban, polisi melibatkan tim BPBD Kota Tasikmalaya. Dengan metoda evakuasi vertical rescue, jenazah pria itu berhasil diangkat dari dasar sumur. Setelah didaratkan, dapat dipastikan jika pria malang itu adalah Ana.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ade (64), warga yang rumahnya berada di dekat sumur, mengaku sempat mendengar suara benturan keras pada penutup sumur pada dini hari sebelum jasad korban ditemukan.

"Saksi Ade menerangkan bahwa pada malam hari sekitar jam 00.30 WIB, ia sempat mendengar suara keras dari arah penutup sumur tersebut," kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto.

Andi menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP, jenazah korban berada di dalam sumur sedalam kurang lebih 6 meter dengan mengenakan baju berwarna hitam.

Diketahui, sumur umum tersebut sehari-harinya memang aktif digunakan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

"Dari pihak keluarga korban, diperoleh keterangan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan yang sudah diidapnya selama kurang lebih 25 tahun. Selama ini, korban juga diketahui rutin menjalani pengobatan medis setiap satu bulan sekali," kata Andi.*

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads