Universitas Padjadjaran (Unpad) memberikan respons terkait dengan adanya peristiwa pohon tumbang di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Unpad memastikan bahwa pohon tumbang tersebut bukan berdiri di atas lahan miliknya.
Humas Unpad, Dandi Supriadi menjelaskan berdasarkan informasi dari tim Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup (K3L) Unpad, bahwasannya untuk peta jalan di lokasi kejadian pohon tumbang tidak berada di tanah kampus.
"Iya betul (bukan lahan Unpad), pohonnya bukan di area milik Unpad. Saya sudah komunikasi dengan tim K3L Unpad, dan sudah melihat peta jalannya. Memang pohon itu terkesan masuk ke wilayah Unpad, karena berada di antara Gedung Komunitas dan SPBU yang milik Unpad. Tapi posisi pohonnya berada di tanah di luar tanah Unpad," ujar Dandi kepada detikJabar, Selasa (2/6/2026).
Menurut Dandi, pihaknya juga sudah berkoordinasi dan meminta izin dengan warga sekitar untuk menebang pohon tersebut. Pihaknya mengaku rencana pemotongan pohon yang tumbang itu akan dilaksanakan hari ini.
"Masalah koordinasi dengan warga memang benar sudah dilakukan, karena Unpad melihat bagian bawah sudah berlubang dan membahayakan pengguna jalan di depan kampus. Harusnya hari ini dilakukan penebangan. Tapi ternyata sudah keburu tumbang tadi malam," katanya.
"Mengapa koordinasi dengan warga? Karena pohon tersebut bukan milik Unpad makanya tidak bisa langsung kami tebang tanpa izin," sambungnya.
Seperti diketahui sebelumnya, peristiwa pohon tumbang tersebut diduga terjadi karena pohon jenis Flamboyan itu sudah rapuh hingga akhirnya tumbang. Akibat kejadian ini sebanyak lima orang menjadi korban dan satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
Simak Video "Video Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Lokasi Pasar Murah Palembang"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
