Buku Berusia 8 Abad Ditemukan di Tempat Pembuangan Tinja!

Kabar Sains

Buku Berusia 8 Abad Ditemukan di Tempat Pembuangan Tinja!

Almadinah Putri Brilian - detikJabar
Senin, 01 Jun 2026 23:00 WIB
Arkeolog menemukan sebuah buku berusia 800 tahun di dalam jamban.
Sebuah Buku Ditemukan di dalam Jamban (Foto: Dok. LWL/Emad Daood)
Bandung -

Buku berusia 8 abad ditemukan dalam kondisi utuh. Yang bikin tambah mengejutkan, buku itu ditemukan di dalam sebuah toilet.

Para arkeolog yang sedang bekerja di tempat konstruksi di Paderborn, Jerman menemukan buku berisi 10 lembar dari abad pertengahan yang diperkirakan berusia 800 tahun.

Ajaibnya, buku itu masih utuh; terbuat dari lilin dan kayu, masih bisa terbaca, terbungkus dalam sampul kulit, tapi agak bau karena berada di dalam toilet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Times of India, penemuan ini diumumkan pada Mei 2026 oleh Asosiasi Regional Westphalia-Lippe (LWL) sebuah badan di Jerman yang mengawasi penggalian tersebut. Penggalian ini dilakukan untuk persiapan pembangunan gedung administrasi kota baru di Paderborn.

Bagian yang digali pada lokasi konstruksi itu berupa 5 jamban abad pertengahan yang tertutup rapat dan tetap kedap udara selama berabad-abad. Kombinasi kelembapan, kondisi tanah yang kedap udara dan sifat pengawetan alami wilayah tersebut menjadi kondisi ideal untuk bahan organik yang seharusnya sudah lama terurai tapi justru jadi 'pengawet'.

ADVERTISEMENT

Menemukan sesuatu di jamban mungkin terdengar tak biasa, tapi para ilmuwan mengatakan hal ini kerap terjadi karena apa saja bisa jatuh ke dalam jamban pada masa lalu. Ini menjadi 'harta karun' bagi para arkeolog.

"Kedengarannya aneh, tetapi bagi kami para arkeolog, jamban hampir selalu merupakan lubang harta karun," kata konservator Susanne Bretzel, dikutip dari BBC. Buku tersebut baru bisa ditemukan setelah dilakukan pembersihan.

"Terbungkus dalam gumpalan tanah basah, dan awalnya cukup tidak mencolok, benda itu baru terlihat jelas selama pembersihan di bengkel restorasi kami di Münster," ujarnya.

Buku yang ditemukan ini bukan sembarang buku. Di bagian sampulnya terdapat embos fleur-de-lis di mana bunga lily dikenal sebagai simbol dari kekuasaan kerajaan dan anugerah ilahi yang diakui selama Abad Pertengahan, menunjukkan bahwa buku catatan adalah barang berharga dan mahal, bukan barang sekali pakai.

Arkeolog menemukan sebuah buku berusia 800 tahun di dalam jamban.Arkeolog menemukan sebuah buku berusia 800 tahun di dalam jamban. Foto: Dok. LWL/Emad Daood

Selain itu, tulisan pada buku itu menggunakan bahasa Latin dengan tulisan tangan sambung yang dapat diperkirakan berasal dari abad ke-13 atau ke-14. Penggunaan bahasa Latin menunjukkan bahwa pemilik buku catatan tersebut mungkin termasuk dalam kalangan atas masyarakat Jerman abad pertengahan yang melek huruf, biasanya seperti cendekiawan, pendeta, dan pedagang kaya.

Buku ini bukan satu-satunya benda yang ditemukan di dalam jamban, ada juga tong, tembikar, pisau, pecahan keranjang, dan potongan kain sutra.

Menurut Bretzel, sisa-sisa kain sutra di jamban itu sebagian robek menjadi potongan-potongan persegi panjang, beberapa di antaranya ditenun dan dihias.

"Mungkin ini digunakan sebagai kertas toilet setelah kain yang dulunya elegan itu akan dibuang," ujarnya.

Sutra merupakan barang impor yang sangat mahal di Eropa Utara abad pertengahan, dan keberadaannya di jamban, bahkan sebagai potongan-potongan sisa yang dibuang, jelas menunjukkan pemiliknya adalah orang kaya.

Artikel ini telah tayang di detikproperti.

(abr/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads