Kejahatan jalanan, masih menjadi momok menakutkan bagi warga Kota Bandung. Untuk memberikan rasa aman, Tim Prabu Lodaya Presisi, Tim Perintis dan Tim Resmob Satreskrim Polretabes Bandung bergabung untuk menjaga kemanan dan ketertiban kota berjuluk kota kembang ini.
Tiga tim ini, bergabung dalam satu buah tim bernama Unit Reaksi Cepat Pemberantasan Kejahatan Jalanan dan Kejahatan C3 Polrestabes Bandung. Tim ini langsung dilepas oleh Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi dan diinstruksikan untuk menjaga Kota Bandung selama 24 jam.
"Tim ini merupakan tim gabungan dari tim yang ada sebelumnya, Prabu, Perintis, dan Unit Resmob. Jadi kerjanya tim ini nanti akan dioptimalkan dalam rangka pelayanan, lebih kepada pelayanan masyarakat, membuat Kota Bandung ini lebih aman, nyaman, dan kondusif," kata Dedi kepada awak media, Jumat (29/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adapun kekuatan tim ini untuk tahap pertama ini sekitar 30 personel yang dipilih, kemudian akan dikembangkan lagi dan dikembangkan lagi sesuai dengan tantangan tugas maupun kebutuhan yang dihadapi di lapangan," tambahnya.
Dedi pastikan, tim ini akan fokus terhadap semua jenis kejahatan di Kota Bandung.
"Ini fokusnya kejahatan jalanan yaitu C3 ya, jadi termasuk curanmor, curas, curat dan curanmor," ujarnya.
Dedi sebut, untuk teknis di lapangan tim ini melakukan patroli mobile, kemudian pihak kepolisian juga sudah memiliki kontak darurat 110.
"Reaksi cepat di mana ketika masyarakat membutuhkan laporan, tim ini akan segera mendatangi tempat kejadian perkara tentunya dengan bersama-sama dengan Pamapta," tegas Dedi.
"24 jam dalam seminggu, 30 hari dalam sebulan, nonstop," pungkasnya.
(wip/yum)
