Yudi Cahyadi (34), putra asli Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tengah mengukir sejarah di dalam hidupnya. Ia yang merupakan petarung Mixed Martial Art (MMA) itu selangkah lagi bisa tampil di panggung Ultimate Fighting Championship (UFC).
Sebelum mendapatkan kontrak dari ajang bergengsi UFC, Yudi tentu harus memenangkan terlebih dahulu dalam duel Road to UFC Season 5 melawan atlet asal China, Xie Bin, di Galaxy International Convention Center (GICC), Galaxy Macau, Cotai, Macau, pada Kamis (28/5/2026) hari ini.
Jika menang dalam pertandingan yang direncanakan mulai pukul 21.00 waktu setempat itu, Yudi secara resmi akan tampil di panggung UFC. Dalam format itu, petarung tidak memperebutkan trofi turnamen, melainkan menjalani laga satu lawan satu sebagai ajang audisi langsung untuk mendapatkan kontrak UFC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yudi yang merupakan petarung asal Dusun Rahayu RT 01 RW 02 Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, itu mengaku optimistis dapat memenangkan pertandingan yang membuka jalannya menjadi petarung UFC.
"InsyaAllah Road to UFC jalur cepat. Jadi non-turnamen, sekali menang langsung kontrak UFC. Lawan Xie Bin di Macau," ujar Yudi.
Terpisah, Karina Wilson selaku istri dari Yudi pun berharap suaminya dapat memenangkan pertarungan bersejarah hari ini.
"Harapannya ya pasti menang walaupun mungkin, kalau misalnya fighter banyak yang mendukung ada yang meragukan, tapi kita tahu latihan Yudi seperti apa," kata Karina kepada detikJabar.
"Tahu latihan keras buat persiapan ini, pasti bisa menang, pertandingan ini sudah ada bayangannya dia bakal berbuat seperti apa," sambungnya.
Jika harapan yang diinginkan tercapai bisa mendapatkan kontrak UFC dan menjadi orang kedua yang tampil di ajang tersebut, Karina maupun keluarga mengaku bangga terhadap pencapaian Yudi.
"Yang pasti bangga, menuju UFC itu banyak perjalanannya tidak mudah, mungkin mimpi semua fighter ingin masuk ke ajang UFC. Banyak berkorban juga, jadi keluarga mendukung," pungkasnya.
Sekadar informasi, nama Yudi bukan hal yang asing di dunia MMA Indonesia. Dalam perjalanan karirnya, ia pernah merajai ajang One Pride MMA dengan kelas Featherweight atau kelas bulu 65 kilogram.
Pengalaman bertanding di level nasional itu menjadi modal penting bagi Yudi untuk menghadapi petarung asal China tersebut. Duel kontra Xie Bin pun menjadi kesempatan besar bagi Yudi untuk membuka jalan menuju panggung MMA terbesar di dunia.
Road to UFC sendiri merupakan program pencarian talenta petarung Asia yang digelar UFC untuk menjaring atlet-atlet potensial dari berbagai negara. Ajang tersebut menjadi pintu masuk bagi para petarung Asia untuk mendapatkan kontrak resmi dan tampil di kompetisi UFC.
Sementara itu, jika Yudi memenangkan dalam pertarungan hari ini ia akan menjadi orang kedua asal Indonesia yang dapat tampil di panggung UFC. Sebelumnya diketahui terdapat nama Jeka Saragih yang sudah pernah tampil di ajang tersebut.
(dir/dir)
