Seekor sapi yang hendak disembelih mengamuk di Masjid Al Muhajirin, Kompleks Griya Bandung Indah (GBI), Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (27/5/2026). Peristiwa itu terekam oleh warga dan videonya viral di media sosial.
Proses penangkapan sapi tersebut berlangsung dramatis. Sapi itu sempat berlarian di sekitar masjid hingga ke taman. Kaburnya sapi tersebut sempat membuat panik warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya mungkin sekitar jam 10.00 WIB," ujar Salah satu panitia, Ahmad Mudzakir Al Fakhri atau kerap disapa Aking, kepada detikJabar.
Ia menjelaskan, dua orang panitia tersebut sedang melaksanakan tugas menggiring sapi ke area penyembelihan. Keduanya terbilang baru masuk dalam kepanitiaan penyembelihan.
"Terus memang lokasinya berbeda dengan lokasi penyembelihan. Karena jumlah sapinya banyak, ada 13 ekor, sebelumnya kan hanya 10. Jadi tempat sapi ke tempat penyembelihan itu agak jauh, harus dibawa dulu. Kalau dulu kan dari tempat penyembelihan langsung dekat ke tempat sapi," katanya.
Aking mengungkapkan peristiwa itu bermula saat kedua panitia tersebut membawa sapi ke area penyembelihan. Kata dia, saat dalam perjalanan keduanya tampak kaget dengan reaksi dari sapi tersebut.
"Karena panitianya baru, mungkin panik dan kaget juga. Sapinya loncat, terus dua orang yang nganterin itu jatuh. Warga yang nonton juga ikut panik, semuanya pada lari," jelasnya.
Setelah itu, sapi tersebut langsung lari di sekitar area masjid. Beberapa petugas yang biasa menangani sapi mencoba mendekat dan menenangkan hewan kurban tersebut.
"Kebetulan pawangnya, yang juga juragan sapinya, langsung nenangin sapi. Sapinya lari ke belakang masjid, ke taman. Pas semua orang pada lari, pawangnya bilang, "Tenang, jangan lari," karena kalau orang lari, sapinya makin panik dan makin lari," ucapnya.
Aking menyebutkan setelah itu sapi tersebut dapat langsung ditenangkan dan diamankan. Menurutnya, proses sapi tersebut kabur berlangsung selama sekitar 10 menit.
"Karena jaraknya lumayan dekat, sekitar 100 meter, jadi dari kabur sampai ketangkap dan balik lagi kurang lebih 10 menit," bebernya.
Menurutnya, sapi tersebut langsung dibawa ke area penyembelihan. Namun, sapi tersebut tidak langsung dipotong dan dibiarkan tenang terlebih dahulu oleh petugas.
"Nggak langsung (disembelih). Karena sapi nomor 4 itu lumayan besar, jadi dilewatin dulu beberapa sapi. Ada tiga sapi yang disembelih lebih dulu sampai sapinya tenang, baru kemudian disembelih. Disembelih sekitar jam 11 baru disembelih," kata Aking.
Dia menambahkan, peristiwa serupa sempat terjadi pada Idul Adha sebelumnya. Kata Aking, aksi sapi mengamuk yang sempat terekam video baru pada kali ini terjadi.
"Dulu juga pernah kejadian, tapi nggak sampai viral atau terekam seperti sekarang," pungkasnya.
(orb/orb)
