Nahas menimpa Mamat Sudarmat, seorang penjaga sekolah di SD Negeri Pameungpeuk, di Kampung. Pameungpeuk RT 03/RW 10, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pria 49 tahun itu ditemukan tewas bersimbah darah di lantai selasar sekolah pada Senin (25/5/2026). Jasad Mamat ditemukan oleh seorang tukang galon yang hendak mengantarkan pesanan ke ruang guru.
"Kami terima laporan terkait adanya penemuan mayat di SDN Pameungpeuk. Kejadiannya tadi sore, sekitar jam 14.30 WIB. Korban diketahui berinisial MS (44), penjaga sekolah," kata Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gofur mengatakan saksi yang hendak mengantarkan galon ke ruang guru, melihat korban dalam keadaan tertelungkup bersimbah darah di selasar sekolah. Saksi kemudian melaporkan penemuan jasad Mamat ke warga setempat.
"Setelah itu kemudian pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisarua. Personel Polsek Cisarua dan Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi lalu mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jasad korban," kata Gofur.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban Mamat diduga tewas usai terjatuh dari lantai dua sekolah. Sebab saat itu, korban sedang memperbaiki bagian genting bangunan sekolah lantai 2 yang bocor.
"Jadi diperiksa CCTV sekolah, yang bersangkutan diduga sedang memperbaiki genting lantai 2. Lalu korban menaiki tembok pembatas di lantai dua sekolah, namun diduga pada saat itu korban hilang keseimbangan dan akhirnya terjatuh dengan posisi muka lebih dulu," kata Gofur.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pada tubuh korban Mamat ditemukan adanya tanda- tanda luka sobek pada pelipis mata kanan, area dekat telinga kanan, dan patah tulang hidung pada korban yang diduga menjadi penyebab kematian korban.
"Pihak keluarga yang menerima informasi ini, menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolah untuk dilakukan autopsi disertai surat pernyataan," ujar Gofur.
(sud/sud)
