Seorang lansia yang diduga melompat dari Jembatan Cirahong di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 10.33 WIB.
Korban diketahui merupakan pria kelahiran 1958 asal Kota Tasikmalaya. Jenazah ditemukan di kawasan Leuwi Putat, Kelurahan Linggasari, sekitar 3 kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani mengatakan, korban ditemukan oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian sejak Jumat (22/5/2026). Tim gabungan yang terlibat terdiri dari BPBD, Basarnas, PMI, TNI-Polri dan Tagana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban ditemukan sekitar pukul 10.33 WIB di Leuwi Putat. Kalau ditarik dari titik Jembatan Cirahong, jaraknya kurang lebih tiga kilometer ke arah Linggasari. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Ani Supiani saat ditemui di lokasi Bulak Biru, Kelurahan Cigembor.
Menurutnya, proses evakuasi sempat mengalami kendala karena akses menuju arah Tasikmalaya dinilai tidak memungkinkan. Petugas akhirnya memilih membawa jenazah korban ke spot pemancingan Bulak Biru, Kelurahan Cigembong, yang dianggap paling aman untuk proses evakuasi.
"Karena jalur ke arah Tasik cukup sulit, korban dievakuasi melalui Bulak Biru yang lebih memungkinkan dan aman untuk proses penanganan," katanya.
Ani menambahkan, karena identitas korban merupakan warga Kota Tasikmalaya, penanganan selanjutnya diserahkan kepada BPBD Kota Tasikmalaya sebelum dibawa ke RSUD Kota Tasikmalaya.
Sebelum korban ditemukan, tim gabungan telah melakukan penyisiran di tiga titik pencarian, yakni kawasan Cirahong, Leuwi Putat, dan Bulak Biru. Koordinasi juga dilakukan antara Polres Ciamis dan Polres Kota Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, korban diduga melompat dari Jembatan Cirahong pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa itu sempat membuat geger warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan jembatan.
Seorang pemilik warung di wilayah Manonjaya, Tasikmalaya, Teti Sumiati (51), mengaku sempat bertemu dengan korban sebelum kejadian. Menurutnya, pria lansia tersebut datang seorang diri menggunakan sepeda sekitar pukul 08.00 WIB ke warungnya.
"Belanja roti, Beng-Beng dua, sama Aqua satu. Orangnya sendiri naik sepeda," kata Teti.
Simak Video "Video: Lansia Disekap Pacar Anak Selama Setahun, Harta Rp 2 M Dikuras"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
