Dinkes Kabupaten Sukabumi Luncurkan SIPASTI, Layanan PosyanduSerba Digital

Dinkes Kabupaten Sukabumi Luncurkan SIPASTI, Layanan PosyanduSerba Digital

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 21 Mei 2026 20:46 WIB
Dinkes Kabupaten Sukabumi
Dinkes Kabupaten Sukabumi (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan inovasi digital terbaru bernama Sistem Informasi Posyandu Terintegrasi Kabupaten Sukabumi atau disingkat SIPASTI.

Lewat program ini, wajah layanan Posyandu kini disulap makin canggih dan sepenuhnya berbasis digital.

Inovasi yang digagas melalui Bidang Kesehatan Masyarakat ini dihadirkan sebagai bentuk Posyandu Model. Tujuannya tak lain untuk mendukung transformasi pelayanan kesehatan di tengah masyarakat agar bisa berjalan lebih cepat, tepat, dan mudah diakses.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menegaskan bahwa kehadiran SIPASTI merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

"Atas arahan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, kami terus berinovasi. Melalui aplikasi SIPASTI, seluruh kegiatan Posyandu kini bertransformasi ke arah digital. Mulai dari pencatatan, pelaporan, pemantauan sasaran, hingga edukasi kesehatan masyarakat kini dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien," ujar Masykur dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Masykur menjelaskan, aplikasi SIPASTI tidak dibuat asal-asalan. Sistem ini dirancang untuk menjawab kendala administrasi manual yang kerap dihadapi para kader Posyandu di lapangan.

"Aplikasi ini memang kami rancang dengan fitur komprehensif untuk mempermudah kerja kader di lapangan. Di dalamnya sudah mencakup pendataan umum KK dan kesehatan keluarga, kepemilikan sarana sanitasi dasar (sarsandas), jaminan kesehatan, sampai rekam medis warga," paparnya.

Kehadiran SIPASTI, lanjut Masykur, membawa dua misi besar sekaligus. Pertama, untuk kemudahan manajemen kader, dan kedua, untuk kepuasan layanan di tingkat masyarakat.

"Bagi kader, inovasi ini mempermudah pencatatan, pelaporan, serta meningkatkan kapasitas mereka soal teknologi digital. Ini juga sangat mendukung kami dalam pengambilan keputusan berbasis data yang akurat. Sedangkan bagi masyarakat, pelayanan Posyandu jadi lebih cepat, terutama untuk mengoptimalkan pemantauan tumbuh kembang anak," jelas Masykur.

Berbekal integrasi data yang mumpuni, Dinkes Kabupaten Sukabumi menargetkan seluruh Posyandu bisa naik kelas menjadi pusat layanan kesehatan yang modern, efektif, dan responsif.

"Ini adalah langkah konkret kami. SIPASTI diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang sehat, maju, dan berdaya," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Prabowo Siap Gelontorkan Dana, Bangun RS Canggih di Tiap Kabupaten"
[Gambas:Video 20detik] (sya/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads