Teka-teki mengenai bayangan bocah berpakaian putih di selasar RSUD Palabuhanratu yang sempat memicu perdebatan mistis, akhirnya terpecahkan lewat tata letak arsitektur rumah sakit.
Desain bangunan dan jalur perlintasan antar-ruangan menjadi jawaban ilmiah yang mementahkan spekulasi liar di jagat maya.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 22 detik yang diunggah Neng Uswatun Hasanah di beranda pribadinya sempat menjadi pusat perhatian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekaman pendek tersebut memantik gelombang rasa penasaran hingga diserbu lebih dari 300 komentar, dibagikan ulang sampai 100 kali, dan mengumpulkan lebih dari 600 tanda suka dari warganet yang mengira ada penampakan makhluk gaib.
Membongkar misteri tersebut, Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian, langsung melakukan rekonstruksi dan pengecekan di titik koordinat pengambilan video.
Hasilnya, manajemen memastikan bahwa sosok tersebut murni manusia biasa, diduga kuat anak dari penunggu pasien di gedung Paviliun yang sedang berjalan-jalan keluar kamar.
"Jadi kalau dilihat, itu rombongan penengok baru datang, baru masuk mungkin ya, dari arah luar menuju ruang perawatan. Apabila dilihat dari lokasi pas munculnya anak kecil yang memakai baju putih itu, dia muncul dari arah selasar Paviliun," ujar Billy kepada detikJabar, Selasa (19/5/2026).
Desain Lorong yang Mengecoh Kamera
Investigasi lapangan menunjukkan bahwa ilusi kemunculan tiba-tiba tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor desain arsitektur di area selasar utama.
Lorong terbuka dengan atap kanopi baja ringan dan pilar putih-hijau tersebut merupakan urat nadi jalur perlintasan yang menghubungkan bagian Farmasi (Apotek) menuju beberapa area perawatan, Ruang Pari, Ruang Lumba-Lumba, Ruang Marlin dan Ruang ICU.
Saat rombongan penengok berjalan maju sembari merekam video, mereka sebenarnya sedang melintasi sebuah persimpangan krusial. Tepat di samping jalur utama, terdapat selasar menyamping yang menjadi akses keluar-masuk utama untuk gedung Ruang Paviliun.
Billy menerangkan, gedung Paviliun tersebut memang dirancang memiliki pintu belakang tersembunyi yang jalurnya langsung memotong dan bermuara ke selasar utama tempat rombongan melintas.
"Iya, jadi ruang Paviliun itu mempunyai pintu di belakang, yang arahnya untuk ke selasar utama yang di dalam. Terlihatnya (di video) memang keluar, keluar dari selasar (Paviliun)," tutur Billy sembari menunjukkan titik persimpangan lorong tersebut.
"Pintu belakang Paviliun itu untuk mempermudah akses tenaga medis atau keluarga pasien menuju area utama rumah sakit atau ruangan lainnya seperti farmasi " sambungnya.
CCTV Tak Merekam Kejadian
Sayangnya, saat dikonfirmasi pada Rabu (20/5/2026) kamera CCTV tidak berhasil merekam momen kejadian tersebut. Saeful Anwar yang juga masih tim Humas RSUD Palabuhanratu mengungkap kondisi perangkat keras penyimpanan CCTV dalam kondisi penuh.
"Tersebar beberapa titik kamera CCTV di lokasi kami. Namun titik yang mengarah ke selasar tempat kejadian saat di chek kondisi penyimpanan dalam keadaan penuh," jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melihat peristiwa ini secara logis, tanpa perlu mengaitkannya dengan fenomena supranatural.
(sya/dir)
