Siapa yang tidak kesal saat sedang asyik bersantai atau menyantap hidangan, tiba-tiba terdengar suara 'cek-cek-cek' dari dinding atau menemukan kotoran hitam-putih di atas meja?. Kehadiran cicak di dalam rumah memang sering kali menjadi gangguan kecil namun berdampak besar pada kenyamanan dan higienitas hunian Detikers.
Cicak tidak semata-mata muncul tanpa alasan. Hewan melata ini biasanya 'bertamu' karena tertarik pada sumber makanan utama mereka, yaitu serangga kecil seperti nyamuk dan lalat. Selain itu, sudut-sudut rumah yang gelap, lembap, dan jarang tersentuh-seperti area bawah wastafel atau belakang perabot-menjadi hotel bintang lima bagi mereka untuk bersembunyi dan bertelur.
Kabar baiknya, Detikers tidak perlu merogoh kocek dalam atau menggunakan bahan kimia berbahaya untuk membuat mereka angkat kaki. Aroma menyengat adalah kelemahan utama cicak. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan yang ada di dapur seperti bawang putih yang dihaluskan, bubuk kopi, hingga lada dan cabai kering. Aroma pedas dan tajam dari bahan-bahan ini secara alami akan membuat cicak enggan mendekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bumbu dapur, pemanfaatan kulit telur dan kapur barus juga terbukti efektif karena baunya yang tidak disukai cicak. Bagi Anda yang ingin cara lebih modern, mengatur suhu ruangan hingga 22°C menggunakan AC bisa menjadi solusi jitu; sebagai hewan berdarah dingin, cicak akan merasa tidak nyaman dan menjadi tidak aktif di lingkungan yang dingin. Jangan lupa untuk rutin membersihkan kolong wastafel setidaknya seminggu sekali agar tidak ada penumpukan kotoran yang mengundang hama.
Dengan langkah-langkah praktis ini, rumah impian yang bersih dan bebas gangguan cicak bukan lagi sekadar impian.
(iqk/iqk)
