Harkitnas di Sukabumi, Perangi Narkoba dan Target Jalan Lecir

Harkitnas di Sukabumi, Perangi Narkoba dan Target Jalan Lecir

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Rabu, 20 Mei 2026 21:01 WIB
Bupati Sukabumi, Asep Japar
Bupati Sukabumi, Asep Japar. Foto: Istimewa
Sukabumi -

Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimanfaatkan Bupati Sukabumi Asep Japar untuk membakar semangat warganya. Dari urusan memberangus narkoba, mengejar target jalan mulus, hingga mengawal Persib Bandung menuju tangga juara, semua dikupas tuntas.

"Makna daripada Kebangkitan Nasional yang pertama membangkitkan semangat kita untuk memperjuangkan Kabupaten Sukabumi sesuai dengan visi misi. Mudah-mudahan dengan kebangkitan ini, ke depannya ada tujuan-tujuan dalam rangka menyejahterakan masyarakat Kabupaten Sukabumi," ungkap Bupati Sukabumi, Asep Japar, usai upacara peringatan Harkitnas di Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah momentum kebangkitan ini, tantangan nyata masih dihadapi, salah satunya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang mengancam generasi muda.

Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Asjap ini menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku lewat razia masif yang digelar sejak tiga bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

"Sebetulnya 3 bulan ke belakang kita sudah melakukan gebrakan-gebrakan ke beberapa hotel dan toko-toko ya. Bahwa memang itu tidak ada ampunlah, apalagi generasi muda yang mengonsumsi obat-obat terlarang, kita tindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Itu perlu ditindaklah nanti kalau misalkan terjadi dan kelihatan oleh umum," tegas Asjap yang juga mengaku sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) ke setiap kecamatan serta merangkul alim ulama.

Selain narkoba, infrastruktur jalan turut menjadi sorotan publik yang diklarifikasi langsung oleh Bupati. Asjap membeberkan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki bentangan jalan kabupaten yang sangat panjang mencapai 1.400 kilometer.

Dengan keterbatasan anggaran, pembangunan fisik terpaksa dilakukan berkala skala prioritas, di mana saat ini progres jalan mantap baru menyentuh angka 65 persen.

Ia pun meminta peran aktif semua pihak untuk memberikan edukasi yang objektif kepada masyarakat terkait kondisi riil di lapangan tersebut.

"Jadi yang ramai selalu di media sosial, jalan butut, jalan butut. Saya juga terus terang, sesuai dengan janji politik saya, pengen jalannya lecir (mulus). Tapi dengan keterbatasan (anggaran), kita memanfaatkan anggaran yang ada dan prioritaskan kepada jalan-jalan yang rusak," bebernya.

Urusan lain, demam penentuan juara liga yang melanda Jawa Barat tidak luput dari perhatian sang Bupati. Mengingat tingginya animo

Bobotoh di Sukabumi yang bersiap menggelar nonton bareng (nobar) hingga konvoi akhir pekan nanti, Asjap melayangkan imbauan penting agar suporter tetap tertib menjaga kondusivitas jalan raya.

"Yang pertama, saya mengimbau kepada pendukung Persib, Bobotoh Persib, nanti hari Sabtu ya, kita memberikan dukungan secara santun. Jangan ugal-ugalan kalau di jalan. Kita harus memberikan contoh, dan insyaallah termasuk saya sendiri kan Bobotoh Persib," tuturnya sumringah.

Saat ditanya mengenai prediksi laga krusial pekan terakhir antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara, Asjap optimistis trofi juara akan tetap bertahan di Tanah Pasundan. "Oh, 2-1 (untuk kemenangan Persib)," pungkasnya sembari tersenyum.

(sya/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads