Sampah 'Menggunung' di Tamansari Bandung

Sampah 'Menggunung' di Tamansari Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 19 Mei 2026 14:50 WIB
Tumpukan sampah di Tamansari Bandung.
Tumpukan sampah di Tamansari Bandung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Sampah kembali menjadi masalah di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Tumpukan sampah mulai terlihat, salah satunya di TPS kawasan Tamansari, tepatnya di dekat kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pantauan detikJabar, Selasa (19/5/2026), sampah di TPS ini sudah menumpuk hingga nyaris menutup bahu jalan. Bahkan, motor roda tiga pengangkut sampah dibiarkan parkir di pinggir jalan lantaran tempat tersebut sudah sesak oleh tumpukan sampah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Darto, memberikan penjelasan. Ia mengatakan fenomena ini terjadi lantaran kuota pembuangan sampah Kota Bandung ke TPA Sarimukti mengalami pembatasan sesuai aturan siklus dua pekanan.

"Itu teh biasa, karena siklus akhir kuota dua mingguan. Jadi setiap hari Kamis teh sampah di TPS enggak bisa dibuang, baru bisa dibuang lagi itu hari Senin-nya," kata Darto saat dikonfirmasi detikJabar via telepon.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana diketahui, Kota Bandung kini terdampak aturan baru sistem pembuangan sampah ke TPA Sarimukti. Pembuangan hanya bisa dilakukan setiap Senin hingga Kamis, sedangkan Jumat sampai Minggu proses pembuangan diliburkan.

Sebagai konsekuensinya, sampah yang timbul di akhir pekan baru bisa diangkut pada Senin pagi. Kondisi ini, kata Darto, mayoritas terjadi di seluruh TPS di Kota Bandung.

"Di kita kan kemarin enggak bisa enggak bisa buang dulu, Senin kemarin baru bisa diangkut akhirnya," ungkapnya.

Darto memastikan proses pengangkutan sampah dari masing-masing TPS saat ini mulai dicicil. Namun, ia tak menampik proses tersebut membutuhkan waktu lantaran kuota yang belum sebanding dengan volume sampah di TPS.

"Kan tidak semua langsung selesai, karena tumpukan selama sekian hari itu juga lumayan besar. Nah, tumpukan sekian hari itu kita mulai cicil. Misalnya per TPS dapat antara tiga hingga lima truk, kita ambil duluan," katanya.

"Kalau langsung dihabiskan di hari itu kan enggak bisa juga. Jadi dibagi rata lah per hari sekian truknya per TPS," pungkasnya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads