Seberbahaya Ini Gigitan Ular Weling yang Tumbangkan Dua Pemuda Bogor

Seberbahaya Ini Gigitan Ular Weling yang Tumbangkan Dua Pemuda Bogor

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 15 Mei 2026 08:00 WIB
Dua pemuda di Bogor berinisial UZ (18) dan HE (21) menjadi korban gigitan ular jenis weling, hingga satu orang meninggal. (dok. ist)
Dua pemuda di Bogor berinisial UZ (18) dan HE (21) menjadi korban gigitan ular jenis weling, hingga satu orang meninggal. (dok. ist)
Bogor -

Dua orang pemuda asal Pasir Jaya, Bogor Barat menjadi korban gigitan ular weling pada Selasa (12/5/2026) malam. Nahasnya, ular hitam bermotif putih sempat dijadikan candaan oleh para pemuda tersebut.

Kejadian ini berawal ketika reptil tersebut menggigit salah seorang pemuda di kawasan Landbouw, Bogor Barat, Selasa (12/5/2026) malam. Di tengah tongkrongan empat warga Pasir Jaya, ular tersebut dianggap tidak berbahaya hingga akhirnya dua orang ikut tergigit di bagian tangan.

"Pada saat digigit ada rekannya yang refleks menangkap ular tersebut. Tapi yang patut disayangkan ketika pada saat ditangkap, info yang saya terima ular tersebut dijadikan main-mainan," ujar Lurah Pasir Jaya, Rizky Dwi Nugraha saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu bermula saat empat pemuda sedang berkumpul di kawasan Lanbouw sekitar pukul 19.00 WIB. UZ (21) menjadi orang pertama yang tergigit. Setelah itu, He (18) menangkap ular tersebut sebelum akhirnya ikut menjadi korban.

ADVERTISEMENT

"Nah, yang disayangkan tidak tahu itu ular itu berbisa atau enggak," kata Rizky.

Kondisi UZ memburuk pasca digigit Weling hingga meninggal dunia. UZ sempat mendapat penanganan medis terlebih dulu. Pemuda yang dikenal aktif di karang taruna Pasir Jaya itu dimakamkan keluarga di wilayah Ciapus usai salat zuhur, keesokan harinya.

Sementara He masih menjalani perawatan intensif di ICU Rumah Sakit UMMI Kota Bogor.

"Info terakhir sih yang saya terima itu yang bersangkutan masih dalam perawatan di Rumah Sakit UMMI. Sekarang berada di ruang ICU," ucap Rizky.

Mengenal Ular Weling

Ular weling (Bungarus candidus) merupakan salah satu reptil paling berbahaya di Indonesia yang keberadaannya cukup sering ditemukan di sekitar pemukiman. Memahami karakteristik dan bahaya dari satwa ini sangat krusial untuk mencegah insiden fatal akibat gigitannya.

Ciri Fisik dan Perilaku

Ular ini memiliki identitas visual yang khas, namun sering kali disalahpahami oleh masyarakat umum. Berikut adalah ciri utama ular weling:

Pola Tubuh: Memiliki pola belang hitam dan putih berselang-seling di sepanjang tubuhnya dengan bagian perut umumnya berwarna putih.
Dimensi: Ukurannya tergolong sedang, dengan panjang maksimal mencapai 1,5 meter.

Struktur Tubuh: Kepala berbentuk bulat dengan leher yang tidak terlalu jelas batasnya, tubuh silindris, serta memiliki barisan sisik besar di sepanjang punggung (vertebral scale).

Variasi Warna: Di wilayah tertentu seperti Cirebon dan Kuningan, terdapat populasi weling yang berwarna hitam total.

Sifat Nokturnal: Aktif mencari mangsa pada malam hari dan cenderung tenang di siang hari, namun dapat menjadi sangat agresif jika merasa terancam.

Habitat dan Pola Makan

Ular weling memiliki kemampuan adaptasi yang baik di wilayah Sumatra, Jawa, dan Bali. Habitat favoritnya meliputi:

Area Persawahan dan Ladang: Tempat yang kaya akan sumber makanan.

Dekat Perairan: Lokasi yang sering menarik mangsa mereka.

Sekitar Pemukiman: Terutama pada lahan kosong atau area semak belukar.

Mangsa: Bersifat karnivora dan kanibalistik (memangsa ular lain), serta memakan kadal dan katak.

Ancaman Bisa Neurotoksin

Aspek paling mematikan dari ular weling adalah bisanya yang bertipe neurotoksin. Racun ini secara spesifik merusak sistem saraf dan mengganggu pengiriman sinyal dari otak ke tubuh. Gejala klinis yang muncul meliputi:

Ptosis: Kelopak mata yang terkulai.

Gangguan Fungsi: Kesulitan berbicara (disartria) dan kesulitan menelan (disfagia).

Paralisis Otot: Kelumpuhan otot progresif yang berujung pada gagal napas.

Kerusakan Otak: Serangan pada transmisi neuromuskular yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran dan kematian jika konsentrasi bisa cukup tinggi.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads