Trump Yakin Tak Butuh Bantuan China Hadapi Iran

Kabar Internasional

Trump Yakin Tak Butuh Bantuan China Hadapi Iran

Lisye Sri Rahayu - detikJabar
Rabu, 13 Mei 2026 11:30 WIB
U.S. President Donald Trump looks on as he speaks to reporters near the Lincoln Memorial Reflecting Pool as it undergoes renovations, in Washington, D.C., U.S., May 7, 2026. REUTERS/Kylie Cooper
Donald Trump. Foto: REUTERS/Kylie Cooper
Jakarta -

Donald Trump menegaskan Amerika Serikat tidak membutuhkan bantuan China untuk mengakhiri konflik dengan Iran. Meski demikian, Trump memastikan akan membahas isu tersebut dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping pekan ini.

Mengutip detikNews, Rabu (13/5/2026), AFP menyebut Trump menyampaikan hal itu kepada wartawan sebelum bertolak ke Beijing. Ia mengatakan akan berbicara panjang lebar dengan Xi Jinping terkait berbagai isu internasional.

"kita akan berbicara panjang lebar tentang hal itu," kata Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

China diketahui menjadi mitra ekonomi utama Iran dengan membeli sebagian besar produksi minyak negara tersebut. Selain itu, Beijing juga menjadi salah satu pendukung diplomatik penting bagi Teheran.

ADVERTISEMENT

Namun, Trump menegaskan dirinya tidak membutuhkan bantuan Xi Jinping untuk mencari jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung selama dua setengah bulan terakhir. Konflik itu bermula dari serangan besar-besaran AS-Israel dan kemudian memicu kebuntuan terkait kendali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

"Kita punya banyak hal untuk dibahas. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran adalah salah satunya, karena kita sudah mengendalikan Iran dengan sangat baik," kata Trump.

"Kita akan membuat kesepakatan atau mereka akan dihancurkan," imbuhnya.

Di tengah laporan bahwa China terus membantu memasok persenjataan untuk Iran dan membeli minyak yang dikenai sanksi, Trump tetap memberikan penilaian positif terhadap Xi Jinping.

"Mereka mendapatkan banyak minyak dari daerah itu. Kami tidak punya masalah. Dan dia adalah teman saya. Dia adalah seseorang yang akrab dengan kami," kata Trump.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.

(lir/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads