Sukaraharja Cianjur Jadi Satu-satunya Desa Tertinggal di Jabar

Sukaraharja Cianjur Jadi Satu-satunya Desa Tertinggal di Jabar

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 12 Mei 2026 18:46 WIB
Kantor Desa Sukaraharja
Kantor Desa Sukaraharja (Foto: dok.desa).
Cianjur -

Kabar memprihatinkan datang dari pelosok Cianjur. Pasalnya, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Cianjur, menjadi satu-satunya desa di Jawa Barat yang berstatus desa tertinggal. Bencana alam dan minimnya fasilitas publik diduga menjadi penyebab status tersebut.

Kepala Desa Sukaraharja, Budi Rahman, mengatakan predikat desa tertinggal tersebut didasarkan pada penilaian Indeks Desa (ID), mulai dari tata kelola pemerintahan, layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, hingga aksesibilitas.

"Kami mengisi penilaian Indeks Desa terkait kondisi sarana prasarana serta fasilitas yang tidak layak seperti pustu sekolah bahkan MCK," kata dia, Selasa (12/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kondisi tersebut diperparah dengan bencana alam yang membuat akses jalan sulit. "Akses jalan rusak karena bencana longsor dan pergerakan tanah, sampai sekarang belum rampung diperbaiki," kata dia.

Dia menuturkan, kondisi tersebut membuat perekonomian juga terdampak. Pasalnya, harga kebutuhan pokok melonjak dibandingkan harga pasar pada umumnya.

ADVERTISEMENT

"Misalnya harga elpiji 3 Kg sampai ke tangan masyarakat hingga Rp40 ribu per tabung karena biaya operasionalnya tinggi akibat akses jalan yang sulit dilalui," tuturnya.

Budi berharap ada bantuan dari pemerintah terkait persoalan sarana dan prasarana, sehingga Desa Sukaraharja dapat naik status menjadi desa berkembang.

"Tentunya kami berharap bantuan, sebab permasalahan sarana dan prasarana tidak ter-cover dana desa. Minimal kami ingin statusnya berkembang," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendi Kristanto, mengatakan predikat desa tertinggal tersebut berdasarkan penilaian pada 2025.

"Jadi pengisiannya tahun lalu, sehingga predikatnya muncul di tahun ini. Faktor utamanya karena dampak bencana alam yang merusak akses jalan. Ditambah terkait sarana puskesmas pembantu," kata dia.

Menurut dia, sebelum terdampak bencana, Desa Sukaraharja berpredikat desa berkembang. "Kemudian turun jadi desa tertinggal, karena indikator yang semula hanya tiga menjadi ada enam indikator penilaian," kata dia.

Dia menegaskan, bantuan untuk perbaikan dan pembangunan sarana prasarana desa akan dimulai tahun ini hingga 2027 mendatang. Tujuannya agar status desa bisa kembali naik dan tidak ada lagi desa tertinggal di Cianjur.

"Karena ini satu-satunya di Jabar, jadi dari Pemprov juga sudah turun ke lokasi untuk turut memberikan bantuan. Secepatnya sarana prasarana serta infrastruktur jalan akan diperbaiki agar minimalnya tidak ada lagi desa tertinggal di Cianjur," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pengungsi Banjir Sumatera Turun Menjadi 74 Ribu Jiwa"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads