Bentrokan antarsuporter pecah di Karawang, Jawa Barat usai laga Persija Vs Persib Bandung. Bahkan viral video seorang pria terkapar.
Video pria terkapar tersebut diketahui berada di Kawasan Galuh Mas, Karawang. Polisi tak membantah adanya pria terkapar diduga akibat bentrokan.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, memastikan bahwa pria dalam video tersebut, diketahhi bernama Indra Lesmana, serta penanggung jawab Candra Wahyu Alim yang saat ini dalam kondisi aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam video sempat terjadi gesekan, dan korban terlihat lemas di lokasi kejadian, korban langsung diamankan dan mendapat pertolongan dari personel kepolisian yang berjaga," kata Wildan, saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (11/5/2026).
Saat ini, kata Wildan, Indra telah dibawa oleh pihak keluarga dan rekan-rekannya. Polisi memastikan kondisinya dalam keadaan baik, dan sadar.
"Secara umum situasi wilayah Kabupaten Karawang pasca pertandingan Persib vs Persija berlangsung aman dan kondusif. Ada sempat terjadi sedikit gesekan yang melibatkan oknum suporter Persib dan Persija di beberapa titik, namun seluruhnya dapat segera dikendalikan oleh aparat gabungan dari Polri dan TNI," kata dia.
Wildan menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya korban meninggal dunia di media sosial adalah tidak benar atau hoaks. Pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden di bundaran Galuh Mas tersebut juga telah mendatangi Polsek Telukjambe Timur untuk memberikan keterangan resmi.
Wildan menjelaskan, jajaran Polres Karawang bersama Polsek Telukjambe Timur telah melakukan pengamanan ketat di berbagai titik nonton bareng (nobar).
"Kami sudah melakukan penjagaan dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan persuasif demi menjaga kondusivitas wilayah. Terkait video tawuran yang beredar, pihak kepolisian kini tengah melakukan pendataan dan penelusuran mendalam untuk memastikan kebenaran setiap informasi," ucap Wildan.
Polres Karawang tidak akan segan menindak tegas siapapun yang nekat mengganggu ketertiban umum atau melakukan provokasi. Masyarakat diminta untuk lebih bijak dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Hingga saat ini, Polres Karawang terus meningkatkan patroli dan monitoring di sejumlah titik guna menjamin situasi tetap aman, damai, dan kondusif.
"Kami mengimbau kepada seluruh suporter agar menjunjung tinggi sportivitas, menerima hasil pertandingan dengan dewasa, serta tidak mudah terpancing provokasi baik secara langsung maupun melalui media sosial. Jangan sampai euforia kemenangan maupun kekecewaan berujung pada tindakan yang merugikan masyarakat dan mengganggu keamanan daerah. Kami juga minta masyarakat tidak terpancing provokasi, untuk itu kami masih meningkatkan patroli, baik secara langsung di sejumlah titik maupun di media sosial, untuk menjamin keamanan," pungkasnya.
(dir/dir)
