Kabar Internasional

Sarang Besar yang Dihuni Ribuan Ular Berbisa Terungkap

Rachmatunnisa - detikJabar
Sabtu, 09 Mei 2026 23:00 WIB
Sarang terbesar di dunia dihuni ratusan ular derik di Colorado, AS. (Foto: Discover Wildlife)
Bandung -

Para ilmuwan tengah meneliti sebuah sarang besar ular derik di Colorado, Amerika Serikat, yang dihuni ratusan hingga mendekati dua ribu ekor ular dalam satu lokasi.

Penemuan ini membuka perspektif baru mengenai perilaku sosial reptil, yang selama ini kerap dianggap agresif dan hidup menyendiri. Riset yang dikenal sebagai Project RattleCam tersebut memanfaatkan kamera bertenaga surya yang dipasang di area terpencil, sehingga memungkinkan pengamatan tanpa mengganggu habitat alami ular.

Melalui kamera itu, para peneliti dapat memantau berbagai aktivitas ular, mulai dari cara mereka mengatur suhu tubuh, menghindari paparan sinar matahari, hingga menjaga kelembapan.

Menariknya, tayangan ini juga disiarkan secara langsung melalui YouTube, sehingga publik dapat berpartisipasi dalam proyek citizen science dengan membantu mengenali pola sisik tiap individu ular.

Profesor Emily Taylor, ahli biologi dari California Polytechnic State University (Cal Poly) sekaligus pemimpin penelitian, menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan mengumpulkan data ilmiah, tetapi juga mengubah persepsi publik terhadap ular derik yang selama ini kerap mendapat stigma negatif.

Menurutnya, siaran langsung tersebut memungkinkan pengumpulan data dari ular liar tanpa intervensi, sehingga hasilnya lebih objektif. Selain itu, pengamatan ini juga mengungkap sisi lain kehidupan ular, seperti interaksi sosial dan perilaku keibuan yang jarang terdokumentasi pada reptil.

Ia menambahkan, publik kini dapat menyaksikan langsung bagaimana ular derik berperilaku secara alami, sehingga membantu mengoreksi gambaran yang selama ini terbentuk dari tayangan yang menampilkan ular dalam kondisi tertekan atau defensif.

Para peneliti menduga sarang besar ini terbentuk karena kondisi geologi yang mendukung, seperti adanya celah-celah batu yang ideal untuk berlindung, terutama saat musim dingin, sekaligus menjadi tempat berkumpul menjelang masa kawin.

Pada musim semi hingga musim panas, sejumlah ular betina yang sedang mengandung diketahui tetap berada di sarang tersebut hingga melahirkan, sebuah fenomena yang tergolong langka dalam penelitian reptil.




(yum/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork