Berbagai studi akademik membuktikan bahwa beberapa jenis tanaman mengandung senyawa bioaktif yang mampu mengganggu sistem penciuman sensitif pada reptil. Sebut saja Serai Wangi yang mengandung minyak citronella dengan aroma tajam, serta Marigold yang cantik namun memiliki kandungan piretrin yang menyengat bagi sistem sensorik ular. Selain itu, tanaman obat seperti Sambiloto dan bunga Lavender juga menjadi penghalau alami karena aromanya yang tidak disukai oleh hewan liar.
Uniknya, tidak semua tanaman mengusir ular melalui aroma. Lidah Mertua, misalnya, ditakuti ular karena bentuk daunnya yang tegak, keras, dan runcing, sehingga menciptakan rintangan fisik yang membuat ular tidak nyaman untuk melintas. Sementara itu, kearifan lokal juga mengenal Ki Lemo (krangean) sebagai pengusir ular yang ampuh; bahkan potongan kayunya sering digunakan secara tradisional untuk mencegah ular masuk melalui celah pintu. Menanam deretan tanaman ini di pekarangan bukan hanya soal mempercantik taman, tapi juga membangun benteng pertahanan alami bagi keluarga. (iqk/iqk)
