Insiden mengerikan terjadi di sebuah tempat produksi konfeksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) malam. Seorang pria melakukan penyerangan dengan cara menyiramkan cairan kimia berbahaya.
Aksi brutal itu menyebabkan sembilan pegawai rumah produksi itu mengalami luka bakar di tubuhnya. Enam korban di antaranya harus dirujuk ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya akibat mengalami luka serius.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku yang merupakan sopir ekspedisi tiba-tiba datang sambil membawa botol plastik. Dia berteriak-teriak sambil menenteng botol tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si pelaku datang sudah langsung teriak-teriak, dia pakai helm, pakai jas hujan. Sudah bawa botol warna putih," kata Abdul Holik, salah seorang korban di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya.
Pelaku kemudian menyerang secara acak setiap orang yang ditemuinya. Holik sendiri saat itu sedang beres-beres di rumah produksi tersebut.
"Saya kena di bagian punggung dan sedikit ke wajah," ungkap Holik.
Wina (21), korban lainnya, mengatakan saat kejadian dia sedang bekerja di depan komputer. Ketika pelaku mengamuk, dia tak sempat menyelamatkan diri sehingga terkena di bagian wajahnya. Seketika itu, kekacauan terjadi di konveksi dengan puluhan pegawai tersebut.
Angga, pegawai lainnya, menyebut usai kejadian itu beberapa rekannya menjerit-jerit kesakitan. Dia sendiri saat kejadian sedang berada di dapur.
"Tiba-tiba banyak yang menjerit, pas saya lihat ruangan juga sampai berasap pekat, mungkin dari cairan air keras itu," kata Angga.
Seketika itu, menurut Angga, para korban yang terkena siraman air keras berdatangan ke dapur menuju keran air.
"Semua berebut keran air, akhirnya saya buka pintu belakang, mereka merendam lukanya di selokan. Direndam air selokan," jelasnya.
Sementara itu, setelah cairan yang dibawanya habis, para pegawai kemudian meringkus pelaku. Pria yang mengenakan jas hujan dan helm tersebut sempat dipukuli pegawai yang emosi.
Tak lama kemudian, polisi datang dan langsung mengamankan pelaku. Selain itu, polisi juga membantu membawa para korban ke RSUD dr Soekardjo dan Puskesmas Cibeureum serta melakukan olah TKP.
"Jadi betul telah terjadi penyiraman air keras di wilayah kami, tepatnya di Kampung Gunajaya, RT 003 RW 007 Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB lebih," kata Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah.
Soni menjelaskan kasus penganiayaan berat ini masih dalam proses penyelidikan. Namun, terduga pelaku diketahui seorang kurir atau pegawai ekspedisi yang biasa mengangkut barang dari konveksi tersebut.
"Kasus ini langsung ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Cuma yang jelas yang melakukan penyiraman air keras itu seorang kurir yang suka nganter-nganterin barang," kata Soni.
Dia menambahkan, korban yang dirujuk ke RSUD sebanyak enam orang, sementara yang dirawat di Puskesmas Cibeureum tiga orang.
"Untuk motifnya masih kami dalami, yang jelas telah terjadi penyiraman air keras kepada beberapa orang. Pelaku satu orang. Korban (yang dirujuk ke rumah sakit) ada enam orang dengan rincian satu perempuan dan lima orang laki-laki," kata Soni.
"Untuk korban semuanya mengalami luka bakar, ada yang ringan dan sedang. Ada di bagian muka, ada yang di bagian leher, dan ada yang di bagian tangan," imbuh Soni.
