Mampir ke SMAN 11 Tasik, KDM Perintahkan Bebaskan Lahan untuk Jalan

Mampir ke SMAN 11 Tasik, KDM Perintahkan Bebaskan Lahan untuk Jalan

Faizal Amiruddin - detikJabar
Senin, 04 Mei 2026 20:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan mendadak ke sekolah rintisan SMAN 11 Tasikmalaya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan mendadak ke sekolah rintisan SMAN 11 Tasikmalaya. Foto: Faizal Amiruddin/detikJabar
Tasikmalaya -

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan mendadak ke sekolah rintisan SMAN 11 Tasikmalaya di Jalan Lingkar Mangkubumi-Indihiang, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) sore.

Kunjungan dilakukan di sela agenda Napak Tilas Padjadjaran dalam helatan Karnaval Binokasih di Kabupaten Tasikmalaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedi yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto dan rombongan meninjau fasilitas sekolah yang baru selesai dibangun tersebut.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu menyelesaikan satu persoalan yang selama ini jadi kendala, yakni belum adanya akses jalan. Saat ini untuk menjangkau sekolah tersebut, warga harus melewati jalan area pertambangan galian C.

ADVERTISEMENT

Dedi Mulyadi kemudian memerintahkan Purwanto, untuk melakukan pembebasan lahan untuk jalan seluas 4.900 meter persegi.

Lahan itu memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar kurang lebih 14 meter.

"Jadi hampir setengah hektare. Ya sudah dibeli saja, harganya di appraisal karena yang belinya pemerintah. Bikin jalan dari depan ke sini yang bagus," kata Dedi.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi mengapresiasi dukungan Pemprov Jabar tersebut. Viman menilai, kehadiran KDM membawa solusi atas persoalan akses jalan di sekolah tersebut.

"Atensi Pak Gubernur luar biasa, beliau turun langsung dan memberikan solusi untuk akses jalan SMAN 11 Tasikmalaya. Pemerintah provinsi akan menindaklanjuti, termasuk rencana pembangunan setelah proses administrasi terpenuhi," kata Viman.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa seluruh proses tetap harus mengikuti tahapan administrasi yang berlaku.

"Insyaallah sudah tidak ada masalah. Tetapi meskipun solusinya sudah ada, tetap harus menunggu waktu karena proses administrasi tetap harus ditempuh," ujarnya.

Respons senada diungkapkan Kepala Sekolah SMAN 11 Tasikmalaya, Dian Widiyastuti. Dia mengaku bersyukur dan bahagia atas perhatian yang diberikan KDM. Terlebih saat ini pihaknya tengah bersiap menghadapi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Sebagai sekolah yang masih baru, SMAN 11 Tasikmalaya dinilai membutuhkan dukungan, termasuk terkait akses dan fasilitas penunjang.

"Alhamdulillah kami sangat senang dan bahagia. Bapak Gubernur telah membantu menyelesaikan permasalahan yang kami hadapi, terutama dalam menghadapi SPMB nanti," kata Dian.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads