Jembatan di Ciapus Bogor Ambruk Dihantam Pohon Raksasa

Jembatan di Ciapus Bogor Ambruk Dihantam Pohon Raksasa

Andry Haryanto - detikJabar
Senin, 04 Mei 2026 18:40 WIB
Pohon Hantam Jembatan Ciapus Bogor, Akses Antar RW Terputus
Pohon Hantam Jembatan Ciapus Bogor, Akses Antar RW Terputus (Foto: Istimewa)
Bogor -

Akses penghubung antarwilayah di Desa Ciapus, Kabupaten Bogor, lumpuh total setelah sebatang pohon raksasa menghantam jembatan beton yang menghubungkan RW 8 dan RW 2. Peristiwa ini dipicu meningkatnya debit air Kali Cibinong yang menyeret batang pohon dari arah hulu hingga menghancurkan konstruksi jembatan.

Plh Sekdes Ciapus, Yani Hayani, menjelaskan jembatan tersebut merupakan jalur utama warga. "Itu jembatan beton yang menghubungkan dua wilayah, dari RW 8 ke RW 2. Jembatan tersebut jebol, ambruk, karena tertabrak pohon besar yang terbawa arus," ujar Yani melalui sambungan telepon, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lokasi kejadian, struktur jembatan tampak patah di bagian tengah. Sisa material beton masih tersangkut di aliran sungai, sementara arus membawa potongan kayu dan sampah yang menumpuk. Kondisi ini memicu penyempitan aliran air dan menghambat upaya penanganan.

Menurut Yani, pohon yang menjadi penyebab utama kerusakan tersebut berukuran sangat besar. "Diameternya sekitar 2 sampai 2,5 meter, panjangnya di badan sungai kurang lebih 8 sampai 10 meter," katanya.

ADVERTISEMENT

Pohon tersebut semula berada di wilayah RW 13. Keberadaannya sudah lama menjadi perhatian warga karena posisinya yang melintang dan sulit dijangkau untuk dievakuasi.

Upaya pemotongan batang pohon sebenarnya pernah direncanakan, namun terkendala akses medan dan ukuran batang yang masif. Saat hujan deras mengguyur, arus sungai yang meningkat akhirnya menyeret batang tersebut ke arah hilir.

"Saat hujan deras, pohon itu terbawa arus Kali Cibinong dan menghantam jembatan hingga akhirnya roboh," kata Yani.

Dampak kerusakan ini langsung melumpuhkan mobilitas warga. Jalur penghubung utama tersebut kini tidak bisa dilalui sama sekali. "Akses dari RW 8 ke RW 2 terputus, warga untuk sementara harus menggunakan jalur alternatif," ujarnya.

Selain itu, luapan air juga sempat merendam rumah warga di sekitar bantaran sungai. "Ada dua rumah yang terdampak banjir, satu di RW 2 dan satu di RW 8," tambahnya.

Penanganan awal kini difokuskan pada pembersihan material yang menyumbat aliran sungai. "Mitigasi awal sudah dilakukan dengan mengangkut sampah yang tersangkut akibat terbawa arus," kata Yani.

Namun, untuk mengevakuasi batang pohon raksasa dan sisa reruntuhan jembatan, dibutuhkan peralatan berat yang lebih memadai. "Kami berharap ada bantuan alat berat untuk mengevakuasi jembatan yang roboh," ujarnya.

Yani yang baru hari ini menjabat sebagai Plh Sekdes Ciapus tersebut menambahkan, koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan guna mempercepat penanganan di lapangan.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads