Jurus Pemkab Karawang Percepat Lindungi Kawasan Pesisir

Jurus Pemkab Karawang Percepat Lindungi Kawasan Pesisir

Irvan Maulana - detikJabar
Senin, 04 Mei 2026 19:30 WIB
Sukardi melaksanakan shalat di tengah laut dalam perjalanan menuju Indramayu.
Ilustrasi laut Karawang (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Karawang -

Masa depan pesisir utara Karawang menjadi fokus utama dalam pertemuan strategis antara Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menteri Kelautan dan Perikanan.

Garis pantai sepanjang 84 kilometer di Karawang bukan sekadar angka. Wilayah ini merupakan tumpuan hidup bagi ribuan nelayan dan pengusaha tambak. Namun, potensi besar di Pantura Karawang ini juga dibayangi ancaman lingkungan yang nyata.

"Pantura Karawang punya potensi besar di bidang bahari. Tapi di sisi lain, kita juga dihadapkan pada tantangan seperti abrasi, kerusakan mangrove, hingga dampak perubahan iklim," kata Aep dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang terus menggeber langkah nyata di lapangan.

"Kami mulai dengan masifnya penanaman mangrove, penguatan koperasi nelayan, hingga pengajuan usulan pembangunan tanggul laut (sea wall)," kata dia.

ADVERTISEMENT

Pembangunan tanggul ini diprioritaskan untuk wilayah-wilayah kritis yang kerap terdampak, seperti Desa Sedari, Cemarajaya, hingga Pusakajaya Utara.

"Kolaborasi dengan pemerintah pusat ini, diharapkan mampu mempercepat perlindungan kawasan pesisir pantai Karawang secara permanen," imbuhnya.

Langkah ini diambil demi memastikan keamanan masyarakat pesisir, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan roda ekonomi di wilayah utara Karawang tetap berputar kencang.

Selain infrastruktur makro, kata Aep, Pemkab Karawang juga fokus pada hunian layak bagi warga terdampak bencana pesisir. Program relokasi dan penyediaan rumah terus berjalan sebagai bentuk solusi konkret untuk masyarakat.

"InsyaaAllah, kami Pemerintah Kabupaten Karawang akan segera menyerahkan rumah untuk masyarakat di pesisir yang terkena rob dan abrasi sebanyak 21 rumah, dan yang sudah dihuni sampai saat ini sebanyak 299 rumah. Bismillah, kedepan semoga semakin lancar dan bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads