Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) memprioritaskan peningkatan kualitas infrastruktur pada tahun 2026 ini. Hal itu sesuai arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Di tahun ini, Pemda KBB menganggarkan Rp91 miliar untuk perbaikan 33 ruas jalan. Namun jumlah anggaran dan ruas jalan yang akan diperbaiki kemungkinan bertambah setelah Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail berkomunikasi dengan gubernur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai arahan pak gubernur, KBB diminta meningkatkan infrastruktur. Tahun ini kami anggarkan Rp91 M untuk 33 ruas jalan, tapi sepertinya akan ditambah anggarannya setelah koordinasi dengan Pemprov Jabar," kata Jeje saat berkunjung ke kantor redaksi detikJabar, Senin (4/5/2026).
Jeje mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang mesti diselesaikan terkait infrastruktur di Bandung Barat. Banyak titik jalan rusak yang sampai saat ini belum tersentuh perbaikan dan dikeluhkan masyarakat.
"Jadi jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat itu sangat banyak, dan sebagian sudah masuk ke rencana perbaikan. Cuma kan semua butuh proses, ada penginputan dan tahapan lainnya. Masyarakat harus tahu juga tidak semudah itu melakukan perbaikan, kecuali yang memang urgen sekali," kata Jeje.
Perbaikan ruas jalan menjadi prioritas pemerintah Bandung Barat di bawah kepemimpinan Jeje dan Asep Ismail. Perbaikan jalan rusak akan berefek positif pada perputaran roda ekonomi masyarakat.
"Pertengahan mei kita start beberapa ruas jalan, mulai diperbaiki. Perbaikan jalan ini tentunya akan meningkatkan ekonomi daerah masing-masing, dan itu sangat penting dilakukan," kata Jeje.
(sud/sud)
