Seorang pengendara sepeda motor, Rofi Amaludin (33), warga Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, harus dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak pohon tumbang di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin (4/5/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah perkotaan Ciamis.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pohon tumbang terjadi akibat cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah perkotaan Ciamis.
"Betul, terjadi pohon tumbang di Jalan Nasional III, tepatnya di depan Kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Ciamis. Kejadian sekitar pukul 05.30 WIB saat hujan deras dan angin kencang," ujar Ani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pohon yang tumbang diduga sudah dalam kondisi lapuk dan miring, sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang. Akibatnya, pohon tersebut roboh dan menutup akses jalan.
"Pohon yang sudah lapuk dan condong itu akhirnya tumbang dan menutup jalan. Saat itu ada pengendara motor yang melintas dan menabrak pohon tersebut," jelasnya.
Kejadian itu menyebabkan korban terluka, mengalami pusing dan mual. Rofi kemudian langsung dilarikan ke RSUD Ciamis untuk mendapatkan penanganan medis.
Ani mengatakan, BPBD Ciamis menerima laporan kejadian sesaat setelah pohon tumbang. Lokasi kejadian berada di Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, tepatnya di Dusun Bolenglang.
Akibat pohon tumbang, arus lalu lintas di Jalan Nasional III sempat terganggu karena tertutup batang pohon. Namun tidak ada warga yang mengungsi.
Petugas BPBD bersama TNI, Polri, PMI, PLN, serta warga setempat langsung melakukan evakuasi secara gotong royong. Proses penanganan dilakukan dengan memotong dan menyingkirkan batang pohon dari badan jalan.
"Alhamdulillah penanganan berjalan lancar. Pohon berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas sudah kembali normal," kata Ani.
Ani menegaskan, saat ini kondisi di lokasi dilaporkan sudah aman dan terkendali. Sementara korban masih menjalani perawatan di RSUD Ciamis.
(dir/dir)
