Peristiwa tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih menyisakan duka mendalam. Insiden yang merenggut 16 nyawa itu membuat sejumlah warga larut dalam kesedihan dan mendatangi lokasi untuk menyampaikan belasungkawa.
Sejumlah warga terlihat meletakkan bunga di area stasiun sebagai simbol penghormatan kepada para korban. Aksi ini menjadi bentuk empati sekaligus ungkapan duka atas tragedi yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu warga, Jeje turut hadir dan meletakkan buket bunga di lokasi kejadian. Ia mengaku sangat terpukul atas insiden tersebut. "Kami berdua yang pertama memang menaruh balasungkawa dan juga sedih," ujar Jeje ditemui detikcom di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (2/5/2026), seperti dikutip dari detikNews.
Sebagai sesama perempuan, Jeje menilai para korban merupakan sosok pejuang yang berperan penting bagi keluarga mereka. "Semuanya itu wanita pejuang. Wanita yang tangguh. Wanita yang berjuang untuk keluarganya," kata Jeje.
"Ada orang yang kehilangan ibunya, ada yang kehilangan seorang guru, ada yang kehilangan seorang anak. Jadi kita dari jauh juga merasakan sakitnya," imbuh dia.
Jeje mengaku kagum terhadap para korban yang dinilainya tidak pernah lelah bekerja demi keluarga. Ia pun menyampaikan doa bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.
"Ini tuh wanita-wanita tangguh ini ya, bolak-balik kerja, pulang, kerja, pulang. Mereka itu hebat. Wanita pejuang, wanita yang tangguh, wanita yang bisa menjadi tulang punggung keluarga," tuturnya.
"Aku berdoa selalu semoga amal ibadahnya diterima, semoga keluarga-keluarga diberikan ketabahan, diberikan kesabaran," ungkapnya.
Jeje juga mengungkapkan dirinya kerap menggunakan transportasi umum bersama suaminya, Rio. Menyikapi insiden tersebut, mereka berharap ada perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kita selalu berharap supaya transportasi umum terutama bisa tetap aman dan nyaman. Karena kita juga sebagai orang yang lumayan sering pakai transportasi umum, jadi kita mengharapkan supaya tetap aman gitu," ucap keduanya.
Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.
(kuf/sud)
