Ngeri! Jembatan 'Goyang' di Sukabumi, Nyawa Warga Jadi Taruhan

Ngeri! Jembatan 'Goyang' di Sukabumi, Nyawa Warga Jadi Taruhan

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 01 Mei 2026 15:57 WIB
Kondisi jembatan lingkungan yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Kondisi jembatan lingkungan yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Kondisi jembatan lingkungan yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kian memprihatinkan.

Jembatan Caringin yang menjadi akses vital warga Desa Caringin di Kecamatan Gegerbitung dan Desa Bencoy di Kecamatan Cirenghas ini dijuluki warga sebagai 'Jembatan Goyang' karena kondisinya yang ekstrem.

Jembatan ini tak kunjung diperbaiki secara permanen sejak rusak akibat gempa tahun 2018 silam. Hingga kini, warga terpaksa melintasi jalur maut tersebut demi memangkas waktu perjalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan di lokasi, jembatan sepanjang 80 meter yang melintasi Sungai Cimandiri ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Secara kasat mata, bagian jembatan yang putus hanya disambung dengan rangkaian bambu dan papan kayu seadanya.

ADVERTISEMENT

Kondisi fisik jembatan terlihat sangat kontras. Sisa struktur semen cor lama yang sudah retak-retak dipaksakan menyambung dengan material darurat.

Tampak rangka bambu disusun menjulang tinggi menyerupai menara darurat untuk menahan beban lintasan kayu. Ironisnya, sambungan antar bambu tersebut hanya diikat menggunakan untaian kawat dan tali plastik yang mulai usang.

Tiap kali motor melintas, suara derit kayu dan guncangan pada struktur bambu terlihat jelas, mengancam keselamatan pelintas di atas aliran sungai yang deras.

Sensasi 'Goyang' Saat Melintas

Jajang, salah seorang warga Desa Bencoy, mengaku selalu waswas setiap kali harus melintasi jembatan tersebut. Ia menyebut julukan 'Jembatan Goyang' bukan tanpa alasan; jembatan memang akan bergoyang hebat saat dilewati motor, apalagi jika debit air sungai di bawahnya sedang tinggi.

"Takutlah, kalau lewat bergoyang. Pernah ada yang jatuh juga di sini. Saya tiap hari lewat sini karena ini jalan paling dekat," ujar Jajang kepada awak media, Jumat (1/5/2026).

Jajang menceritakan, jembatan ini sempat putus total beberapa kali akibat diterjang luapan Sungai Cimandiri saat cuaca buruk. Jika jembatan tak bisa dilalui, warga terpaksa memutar otak dan menempuh jarak yang jauh lebih lama.

"Pernah putus total, tidak lama langsung dibetulin lagi, tapi ya seadanya, jembatan darurat saja. Kalau lewat sini tidak sampai 5 menit sudah sampai. Tapi kalau jembatan putus, harus muter lewat Cisepan, jaraknya jauh sampai 6 kilometer," keluhnya.

Senada dengan warga, Camat Cirenghas Lan Maulana Yusup mengakui betapa vitalnya peran Jembatan Caringin bagi mobilitas masyarakat di perbatasan dua kecamatan tersebut. Selain untuk akses belanja kebutuhan pokok, jembatan ini juga menjadi jalur utama anak-anak sekolah.

"Tentu ini menjadi pusat lalu lintas antara warga Kecamatan Gegerbitung dan Cirenghas. Sangat vital untuk akses masyarakat dan juga pelajar," kata Lan Maulana.

Meski kerusakan sudah terjadi bertahun-tahun, Lan Maulana menyebut pihaknya sudah meninjau langsung ke lokasi dan terus berupaya melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar ada perbaikan permanen.

"Kami sudah pernah survei lokasi terkait jembatan yang putus ini. Saat ini kami masih dalam proses pelaporan untuk antisipasi hal-hal yang membahayakan warga ke depannya," jelasnya.

Mengingat kondisi cuaca yang ekstrem dan struktur jembatan yang hanya ditopang bambu, pihak kecamatan mengimbau warga untuk ekstra hati-hati.

"Imbauan untuk masyarakat tentu tetap berhati-hati. Apalagi kondisi cuaca sekarang tidak menentu, kadang hujan besar. Kami selaku aparat pemerintah senantiasa berkoordinasi untuk mencari solusi perbaikan jembatan ini," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Menata Infrastruktur Jabar, Menghadapi Risiko Bencana"
[Gambas:Video 20detik] (sya/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads