Di balik musibah kebakaran yang melanda rumah Anisa Rahma, terselip kisah yang menghadirkan rasa haru sekaligus syukur. Lebih dari 3.000 Al-Qur'an yang tersimpan di dalam rumahnya dilaporkan selamat, meski sebagian besar bangunan hangus dilalap api.
Saat ditemui di kediamannya di Jalan Kebon Bibit, Bandung, Anisa yang didampingi sang suami, Anandito Dwis, memperlihatkan langsung lokasi penyimpanan kitab suci tersebut. Tumpukan Al-Qur'an itu disimpan rapi dalam boks kardus, tersusun di rak dalam sebuah ruang kecil di bawah tangga, area yang menghubungkan kamar ibunya dengan lantai dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sekitar ruangan itu, bekas kebakaran tampak jelas. Peralatan rumah tangga hangus, bahkan hanya menyisakan rangka. Namun, area penyimpanan Al-Qur'an justru tidak tersentuh api.
"Ini alat treadmill sudah tinggal rangkanya saja, kamar mamah kusennya kayu sudah habis dan dibalik ini (tembok kamar ibunya) Al-Quran yang 3.700 pcs," ujar Anisa.
"Alhamdullilah enggak nembus ke dalam," tambahnya.
Anisa Rahma dan suami Anindito Dwis di rumahnya Foto: Wisma Putra/detikJabar |
Bagi Anisa, ribuan Al-Qur'an tersebut bukan sekadar barang, melainkan bagian dari amal yang selama ini ia dan keluarga jalankan. Kitab-kitab itu rencananya digunakan untuk berbagai kegiatan kebaikan.
"Digunakan untuk wakaf, hadiah buat keluarga atau kerabat," jelasnya.
Sejak menikah, Anisa memang menetap di Bandung bersama sang ibu dan kakaknya. Rumah itu menjadi pusat kebersamaan keluarga, meski aktivitas pekerjaannya kerap membuatnya harus bolak-balik ke luar kota.
"Tinggal di sini, kalau ada kerjaan bulak-balik," ujarnya.
Di tengah kehilangan besar akibat kebakaran, keselamatan ribuan Al-Qur'an itu menjadi secercah harapan yang tersisa, seolah menguatkan langkah Anisa dan keluarga untuk bangkit kembali.

