Akhir Penantian Gaji Guru Honorer Bandung yang Kini Sudah Dibayar

Round Up

Akhir Penantian Gaji Guru Honorer Bandung yang Kini Sudah Dibayar

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 01 Mei 2026 10:00 WIB
Ilustrasi gaji pertama
Ilustrasi gaji (Foto: iStockPhoto)
Bandung -

Kelegaan kini sedang dirasakan ribuan guru honorer di Kota Bandung. Setelah menunggu sejak Januari 2026, 3.144 tenaga pendidik itu telah mendapat gaji sesuai ketentuan.

Kabar gembira ini dipastikan langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia menyatakan bahwa gaji para guru tersebut sudah cair dengan cara dirapel sejak Januari 2026.

"Alhamdulillah, untuk HPM (honor penguatan mutu), istilah kita namanya HPM, ini sudah dicairkan. Hari ini kita kejar supaya semua sudah masuk ke rekening masing-masing," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (30/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di momen itu, Farhan pun menyampaikan permohonan maaf kepada guru honorer di Kota Bandung. Sebab, Pemkot perlu merampungkan peraturan wali kota (Perwal) terlebih dahulu sebelum gaji tersebut bisa dicairkan.

ADVERTISEMENT

"Iyah, dirapel 4 bulan. Hampura, nyak karena menang kita harus mengeluarkan perwal itu. Jadi lumayan panjang prosesnya," ungkap Farhan.

Farhan menyatakan, Pemkot Bandung terus mengupayakan nasib guru honorer. Dengan terbitnya regulasi tersebut, masa depan mereka akan terus diperjuangkan untuk mendapatkan haknya sesuai ketentuan.

"Jadi kepwal-nya harus mendapat persetujuan dari Gubernur dulu, kemudian juga mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. Nah, dari kemarin saya sudah tanda tangan hari ini Insyaallah cair," ujarnya.

"Tapi memang setiap akhir tahun kita harus merevisi (kepwal) lag, itu kan tergantung dari kemampuan fiskal kita berapa. Karena kita memang berjuang sebisa mungkin kemampuan fiskal kita agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja, baik dengan yang honorer maupun dengan yang dengan yang PPPK," tuturnya.

Perasaan lega ini pun kini begitu disyukuri para guru honorer. Ketua Forum Guru Honorer Kota Bandung Defrianto mengatakan, kawan-kawannya bahkan tak kuasa menahan tangis bahagia karena begitu lama menantikan gaji sesuai ketentuan.

"Alhamdulillah honor temen-temen sekarang sudah pada turun. Sangat senang melihatnya. Tentunya melihat kawan-kawan dengan gembira menyambut cairnya HPM (honor penguatan mutu) tersebut sangat berarti buat kawan-kawan," kata guru SMPN 10 Bandung tersebut.

"Ada yang nangis tadi kan di grup, ada yang aduh kayak tersentuh banget sebenarnya. Ini tuh memang haknya mereka, tetapi mungkin karena ini udah terlalu lama turunnya, dan Alhamdulillahnya harapan mereka itu terkabulkan per tanggal 30 hari ini," tambahnya.

Setelah gaji tersebut cair, Defrianto mengatakan sebagaian kawan-kawannya bakal menggunakan uang tersebut untuk membayar utang dana talang. Sisanya untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari dan ditabung.

"Beberapa teman-teman kita yang mendapatkan HPM hari ini itu sebagian besar mengembalikan dana talang di sekolah. Salah satunya ada yang minjem dari kepala sekolah, langsung dibalikan uang tersebut.

Ke depan, ia berharap tidak ada gaji guru honorer di Kota Bandung yang terlambat dicairkan. Sehingga, nasib para guru itu tetap mendapat kepastian dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

"Ya semoga HPM kedepannya tidak terhambat lagi, semoga lancar setiap bulannya," pungkasnya.



(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads