Alat Berat Diterjunkan Tangani 'Lautan Sampah' di Pasar Baleendah

Yuga Hassani - detikJabar
Kamis, 30 Apr 2026 17:18 WIB
Petugas saat melakukan pembersihan sampah menggunakan alat berat di TPS Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (30/4/2026). (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Kabupaten Bandung -

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke TPS Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (30/4/2026). Hal tersebut dilakukan setelah adanya sampah yang menggunung dan mengganggu aktivitas warga.

Pantauan detikJabar di lokasi, sejumlah alat berat ekskavator diturunkan secara langsung guna melakukan pengangkutan gunungan sampah. Setelah itu sampah tersebut disimpan di beberapa truk besar yang telah dihadirkan untuk mengangkut.

Herman mengatakan, dirinya turun ke lokasi sampah setelah diinstruksikan secara langsung oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Kemudian setelah itu Bupati Bandung, Dadang Supriatna pun langsung menurunkan personel untuk pengangkutan sampah.

"Kita bahu-membahu untuk menyelesaikan sampah di Pasar Baleendah yang tadi kita saksikan ini mah bukan tumpukan sampah, bukan timbulan sampah, ini lautan sampah. Karena jalan hampir tertutup," ujar Herman saat ditemui di lokasi.

Pihaknya mengaku kesulitan melintasi area tersebut karena tertutup gunungan sampah. Menurutnya jika sampah tersebut dibiarkan beberapa hari akan terjadi penumpukan hingga menutupi akses jalan masyarakat.

"Karena sampahnya di simpan di pinggir jalan, di badan jalan sampai itu. Kemudian drainase juga tertutup, sehingga yang terjadi bau dan kemudian banjir, yang pada akhirnya sampah ini mengganggu aktivitas ekonomi," katanya.

Menurutnya adanya penumpukan sampah tersebut mengganggu dari segala aspek. Di antaranya kesehatan, lingkungan, hingga perekonomian masyarakat yang terganggu.

"Karena ini darurat, maka kami bahu-membahu turun langsung saat ini. Kami mulai angkut dan insyaallah 2-3 hari selesai. Pokoknya ini harus selesai. Kita akan bawa ke Sarimukti," jelasnya.

Setelah itu, dirinya meminta Pemkab Bandung dan pengelola Pasar Baleendah bisa mengelola sampah secara mandiri. Sehingga sampah yang dikirim ke TPPAS Sarimukti tidak terlalu banyak.

"Karena kalau terus-menerus seperti ini, kami juga tidak sanggup karena Sarimuktinya kan penuh. Sarimukti ini kan untuk regional, bukan hanya Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Bandung Barat, Cimahi. Jadi kami akan sangat berat kalau mengandalkan dibuangnya ke Sarimukti," ucapnya.

Dia pun meminta pemerintah di kewilayahan untuk bahu membahu menyelesaikan sampah di lingkungannya. Sehingga sampah di masyarakat tidak dibuang ke Pasar Baleendah.

"Terus ke warga sekitar jangan dibuang ke pasar, sehingga di sini hanya sampah pasar yang dikelola secara mandiri oleh pengelola pasar," bebernya.

Menurutnya mayoritas dari sampah tersebut adalah sampah makanan, sampah organik. Dengan harapan bisa dikelola untuk dijadikan maggot hingga menjadi kompos.

"Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran Pak Camat jajaran harapannya sih zero food waste. Untuk lingkungan ini zero food waste. Kurangi sampah, manfaatkan sampah, daur ulang sampah, sehingga yang keluar sampah itu hanya residu. Pasti tidak akan berat bebannya," tuturnya.

Dia menambahkan adanya penumpukan sampah tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat lainnya. Kata dia, sampah sebaiknya bisa dikelola sejak dari rumah, warung, hingga restoran.

"Pada akhirnya sampah yang keluar hanya sampah-sampah residu yang selanjutnya pengolahannya lebih mudah. Dan Sarimukti pun tidak akan cepat penuh. Nah saya kira ini tantangan untuk kita semua, terutama untuk pasar ini," kata Herman.

Pengangkutan dan pembersihan sampah tersebut dilakukan secara bersama-sama. Sebanyak tiga armada truk diturunkan Pemprov Jabar dan sebanyak 11 truk tronton diturunkan secara langsung oleh Pemkab Bandung.

"Ya, alhamdulillah pada kondisi ini tadi ya karena ada obrolan Pak Bupati dengan Pak Gubernur dan kita juga menyampaikan kaitan kondisi Baleendah. Saya selalu saya sudah tidak lagi mampu untuk mengangkut kan tadi keterbatasan kuota yang ada," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana, saat ditemui di lokasi.

Ruli mengungkapkan, sampah yang ada di TPS Pasar Baleendah tidak hanya berasal dari pedagang pasar. Menurutunya dari warga sekitar pun turut membuang sampah ke lokasi tersebut.

"Nah, ini sampah dari luar (pasar) ini ya yang perlu kita evaluasi termasuk layanan pengelolaannya. Saya harapkan nanti ke depan kita ini selesai, ayo kita evaluasi ya," kata Ruli.

Dia pun turut menginginkan sampah tersebut bisa ditangani sejak dari sumbernya. Sehingga sampah tersebut lebih baik tidak sampai dibuang hingga ke TPPAS Sarimukti.

"Pada prinsip dasarnya harus mengolah dengan zero waste. Refuse (menolak), Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang), dan Rot (membusukkan/mengomposkan) diterapkan di sana. Mudah saja Pak Camat, kemudian Pak Lurah ya bisa juga menggerakkan RW-nya untuk melakukan tadi bagaimana sampah ini betul zero waste," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tumpukan sampah kembali menggunung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (28/4/2026). Sampah tersebut menutupi sebagian badan jalan dan mengganggu aktivitas warga.

Pantauan detikJabar di lokasi, sampah berserakan hingga menumpuk layaknya perbukitan dan menimbulkan bau tidak sedap. TPS tersebut berada tepat di belakang Pasar Baleendah.

Berbagai jenis sampah menumpuk di lokasi tersebut, mulai dari limbah sayuran, plastik, hingga barang bekas lainnya. Sampah rumah tangga juga tampak dibuang ke TPS itu.

Tumpukan sampah tersebut menggunung dengan ketinggian mencapai 1 meter. Sampah itu meluber hingga ke sudut jalan alternatif warga yang menuju area pasar.

Terlihat beberapa tumpukan sampah masih tertahan di gerobak dan belum dipindahkan. Di lokasi juga tampak spanduk bertuliskan larangan membuang sampah ke lokasi tersebut.

"Kondisi Pasar Baleendah sudah 2 bulan belum ada penarikan yang maksimal. Baru habis lebaran yang lalu ada penarikan sekitar 6 tronton ini belum maksimal," ujar Ketua Pengelola TPS Pasar Baleendah, Indra Sukoco, saat ditemui di lokasi.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork