DPRD Jawa Barat mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk segera menetapkan pengelola baru Kebun Binatang Bandung. Desakan ini muncul di tengah kondisi pengelolaan yang belum pasti, yang dikhawatirkan berdampak pada kesejahteraan satwa dan karyawan.
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, menegaskan pentingnya percepatan keputusan tersebut, mengingat Wali Kota Bandung sebelumnya menargetkan penunjukan pengelola baru pada akhir April 2026.
"Dengan adanya pengelola baru, kami berharap perawatan dan kesejahteraan hewan, serta kesejahteraan karyawan dan pegawai dapat terjamin," ungkap Ono, Rabu (29/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga memastikan pihaknya terus memantau perkembangan proses tersebut, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak internal kebun binatang.
"Sore ini akan kembali berdiskusi dengan Pemerintah dan karyawan untuk memastikan di bulan Mei dan seterusnya pengelolaan Bonbin berjalan dengan baik. Jika Wali Kota belum bisa memutuskan, PDI Perjuangan siap kembali membantu," katanya.
Di tengah dorongan tersebut, Ono yang juga Ketua DPD PDIP Jabar memastikan partainya turut memberikan bantuan sebagai langkah darurat untuk menjaga operasional Bandung Zoo tetap berjalan.
Ono mengungkapkan, pihaknya telah melunasi tunggakan BPJS karyawan selama tiga bulan, yakni Januari hingga Maret, dengan nilai mencapai Rp98.042.694. Selain itu, bantuan ekstra pakan untuk sejumlah satwa juga diberikan sebesar Rp46.500.400.
"Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terus memantau perkembangan Bandung Zoo dan meminta laporan secara berkala. Beliau selalu mengingatkan bahwa kesejahteraan hewan dan karyawan adalah yang paling utama," kata Ono.
Bantuan tersebut disalurkan langsung, dengan pembayaran BPJS dilakukan ke pihak terkait, sementara pakan tambahan disalurkan melalui koperasi karyawan yang bekerja sama dengan vendor.
Ono juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Kementerian Kehutanan atas langkah cepat membantu operasional kebun binatang di tengah konflik pengelolaan.
"Kami juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Kehutanan yang telah bergerak memberikan bantuan untuk menyelamatkan satwa ditengah konflik pengelolaan kebun binatang bandung," tuturnya.
(bba/sud)
