Infografis: Rangkuman Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Infografis: Rangkuman Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 28 Apr 2026 11:31 WIB
Infografik kecelakaan kereta Argo Bromo dan KRL
Foto: NotebookLM
Bekasi -

Ringkasan Kejadian Telah terjadi kecelakaan maut yang melibatkan tabrakan antara kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Jakarta-Cikarang di emplasemen Stasiun Bekasi Timur pada hari Senin, 27 April 2026.

Tabrakan tersebut terjadi dengan sangat keras, mengakibatkan KA Argo Bromo menembus dan menghancurkan gerbong khusus wanita yang berada di posisi paling belakang KRL.

Guncangan dahsyat ini membuat penumpang terpental, dan dalam keadaan panik, beberapa di antaranya terpaksa memecahkan kaca gerbong untuk menyelamatkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kronologi Kejadian

Pada sekitar pukul 20.50 WIB, insiden diawali oleh sebuah taksi yang tertemper dan berhenti di tengah-tengah perlintasan kereta (JPL 85) dekat Stasiun Bekasi Timur.

Insiden taksi ini memicu gangguan pada sistem perkeretaapian, sehingga sebuah KRL terpaksa berhenti di jalur tersebut. Pada pukul 20.52 WIB, dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek yang sedang melaju tiba-tiba menabrak KRL yang tengah berhenti tersebut.

ADVERTISEMENT

Tim Basarnas langsung terjun untuk melakukan proses evakuasi sejak Senin malam hingga Selasa pagi, dengan upaya memotong bagian gerbong demi menyelamatkan penumpang yang kondisinya terjepit.

Penyelidikan detail mengenai penyebab pasti kecelakaan telah diserahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Jumlah Korban

Berdasarkan data terkini pada Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, kecelakaan tragis ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang luka-luka. Sebagian besar korban merupakan penumpang yang berada di gerbong terakhir KRL.

Korban yang meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sementara puluhan korban luka mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Bekasi.

Komitmen Pemerintah dan Pihak Terkait

Presiden Prabowo Subianto telah menjenguk para korban di RSUD Bekasi dan menyampaikan duka cita mendalam beserta komitmen berikut:

Penyelidikan: Pemerintah akan segera mengadakan investigasi menyeluruh atas musibah ini.

Pembangunan Flyover: Presiden menyetujui sekaligus memberikan bantuan langsung untuk segera membangun flyover di dekat Stasiun Bekasi Timur demi menghindari kejadian serupa di perlintasan padat.

Perbaikan Lintasan Secara Nasional: Pemerintah berkomitmen memperbaiki sekitar 1.800 titik perlintasan sebidang peninggalan masa lalu di Pulau Jawa. Upaya ini akan dilakukan dengan membangun pos jaga atau flyover, dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp 4 triliun.

Santunan dan Kompensasi: Seluruh korban dipastikan akan menerima santunan dan kompensasi.

PT KAI didukung pihak asuransi juga menegaskan bahwa mereka akan menanggung sepenuhnya seluruh biaya perawatan rumah sakit serta biaya pemakaman bagi korban meninggal.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads