Kata Penumpang Terdampak Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kata Penumpang Terdampak Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Dian Firmansyah - detikJabar
Selasa, 28 Apr 2026 07:46 WIB
Petugas melakukan perbaikan di area Stasiun Bekasi Timur setelah tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL, Selasa (28/4/2026).
Petugas melakukan perbaikan di area Stasiun Bekasi Timur setelah tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL, Selasa (28/4/2026). (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Purwakarta -

Kecelakaan kereta api jarak jauh yang menabrak kereta KRL Commuter Line di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam berdampak pada perjalanan kereta api yang melintasi lokasi kejadian.

Meski terdapat lima jalur rel di lokasi, perjalanan kereta tetap terganggu. Petugas hingga kini masih fokus melakukan penanganan pascakecelakaan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan dua perjalanan Kereta Api (KA) Parahyangan terdampak sehingga sebagian perjalanan terpaksa dibatalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua perjalanan KA Parahyangan, yakni 139B tujuan Bandung dan 140B tujuan Gambir pada pukul 23.35, dibatalkan sebagian perjalanannya," ujar Kuswardojo dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih memfokuskan penanganan di lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

"Kami memohon maaf dan turut berduka cita atas kejadian ini. Informasi perkembangan akan kami sampaikan melalui kanal resmi KAI," katanya.

Sementara itu, pantauan di Stasiun Kereta Api Purwakarta menunjukkan sejumlah penumpang telah menunggu keberangkatan KA Parahyangan tujuan Stasiun Gambir, Jakarta. Sebelum keberangkatan, penumpang telah diinformasikan mengenai kemungkinan pembatalan sebagian perjalanan akibat proses evakuasi.

Salah seorang penumpang, Dimas, mengaku telah mengetahui kabar kecelakaan tersebut dari media sosial sebelum tiba di stasiun.

"Saya sudah tahu dari media sosial. Awalnya saya kira masih ada jalur lain, tetapi pihak stasiun mengonfirmasi bahwa perjalanan hanya sampai Karawang atau Cikarang, tergantung proses evakuasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, penumpang nantinya akan diarahkan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir menggunakan bus atau moda transportasi lain yang disiapkan PT KAI.

"Kemungkinan kami akan melanjutkan perjalanan dengan bus ke Gambir. Khawatir tentu ada, tetapi saya tetap memutuskan berangkat," katanya.

KA Parahyangan tetap diberangkatkan dari Purwakarta, sementara penumpang menunggu kepastian akan diturunkan di Stasiun Karawang atau Cikarang, menyesuaikan kondisi penanganan di lokasi kecelakaan.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads