Profil Dudung Abdurachman, Eks Loper Koran yang Dilantik Prabowo Jadi KSP

Profil Dudung Abdurachman, Eks Loper Koran yang Dilantik Prabowo Jadi KSP

Tim detikcom - detikJabar
Senin, 27 Apr 2026 17:30 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. (Eva/detikcom)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. (Eva/detikcom)
Jakarta -

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menjadi salah satu tokoh yang masuk dalam reshuffle kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran pada Senin, 27 April 2026. Ia dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Muhammad Qodari.

Berikut ringkasan profilnya:

Mantan KSAD ke-33 yang dikenal karena ketegasannya ini memiliki karier panjang dari satuan tempur hingga puncak pimpinan Angkatan Darat, dan kini dipercaya mengelola komunikasi strategis publik serta pengawasan program prioritas nasional.

Dudung lahir di Bandung pada 19 November 1965 dari pasangan Nasuha dan Nasyati. Ia berasal dari keluarga sederhana; setelah ayahnya wafat, ia sempat bekerja sebagai loper koran dan penjual kue klepon untuk membantu ekonomi keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Bandung (SDN 034 Patrakomala, SMP Kartika XIX-1, dan SMAN 9 Bandung) sebelum akhirnya masuk ke Akademi Militer dan lulus pada tahun 1988 dari kecabangan Infanteri.

ADVERTISEMENT

Pendidikan Akademik & Penghargaan

Selain pendidikan militer, Dudung juga memiliki latar belakang akademik yang kuat dengan gelar Magister Manajemen dan gelar Doktor (S3) Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti yang diraih dengan predikat cumlaude pada 2023. Ia juga menerima berbagai tanda kehormatan baik dari dalam negeri maupun luar negeri, seperti Singapura (Pingat Jasa Gemilang), Kamboja, Filipina, dan Australia.

Perjalanan Karier Militer

Karier militernya sangat cemerlang dengan menempati berbagai jabatan strategis, antara lain:

  • Gubernur Akademi Militer (2018-2020): Memimpin lembaga pendidikan pencetak perwira TNI AD.
  • Pangdam Jaya (2020-2021): Menjadi sorotan publik karena keberaniannya memerintahkan pencopotan baliho ormas terlarang FPI di Jakarta.
  • Pangkostrad (2021): Memimpin komando cadangan strategis Angkatan Darat.
  • Kepala Staf Angkatan Darat (2021-2023): Mencapai puncak karier militer sebagai pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat di era Presiden Joko Widodo.

Proyeksi Kinerja Usai Dilantik

Setelah purnatugas, ia tetap berada di lingkaran pemerintahan. Pada Oktober 2024, ia sempat diangkat sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional.

Puncaknya pada 27 April 2026, ia resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Dalam jabatan barunya, Dudung berkomitmen untuk:

  • Membuka kanal aduan masyarakat selama 24 jam untuk menjembatani keluhan publik ke pemerintah.
  • Memangkas hambatan birokrasi yang mengganggu program prioritas Presiden.
  • Melakukan sidak langsung ke lapangan untuk memastikan efektivitas program pemerintah.
(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads