Profil Jumhur Hidayat, Aktivis yang Masuk Bursa Reshuffle Terbatas Hari Ini

Profil Jumhur Hidayat, Aktivis yang Masuk Bursa Reshuffle Terbatas Hari Ini

Tim detikcom - detikJabar
Senin, 27 Apr 2026 14:20 WIB
Jumhur Hidayat di Istana (Eva/detikcom)
Jumhur Hidayat di Istana (Eva/detikcom)
Bandung -

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melantik sejumlah pejabat hari ini, Senin (27/4/2026). Salah satu nama yang masuk bursa reshuffle terbatas, adalah aktivis buruh Mohammad Jumhur Hidayat. Begini profil singkatnya.

Mohammad Jumhur Hidayat merupakan aktivis pergerakan, tokoh buruh, dan politikus Indonesia yang lahir di Bandung pada 18 Februari 1968. Namanya mulai dikenal sejak menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung, ketika ia aktif memimpin berbagai aksi demonstrasi menentang rezim Orde Baru dan membela kelompok masyarakat kecil. Aktivitas tersebut membuatnya harus mendekam di penjara sebagai tahanan politik pada periode 1989-1992.

Setelah era reformasi, Jumhur melanjutkan kiprahnya di dunia politik dan pergerakan buruh. Ia terlibat dalam pendirian dan kepemimpinan partai politik, serta aktif dalam berbagai koalisi nasional. Konsistensinya dalam isu kerakyatan, khususnya perlindungan tenaga kerja, menjadikannya salah satu figur yang cukup berpengaruh dalam gerakan buruh Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam bidang pemerintahan, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada 2007-2014. Pada posisi ini, ia berperan dalam upaya penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia, terutama yang bekerja di luar negeri.

Perjalanan politiknya juga diwarnai dinamika dukungan terhadap sejumlah tokoh nasional. Ia pernah terlibat dalam tim pemenangan Susilo Bambang Yudhoyono, mendukung Joko Widodo pada 2014, hingga kemudian beralih mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Sikap politiknya kerap didasari pandangannya terhadap arah kebijakan nasional.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Jumhur juga dikenal sebagai aktivis yang vokal dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Pada 2020, ia sempat ditangkap terkait keterlibatannya dalam gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) saat menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Hingga kini, ia tetap aktif dalam gerakan buruh dan menjabat sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia periode 2022-2027.

Kabar Pelantikan Jumhur Hidayat Dibenarkan KSPSI

Presiden KSPSI Andi Gani membenarkan kabar Jumhur salah satu yang dilantik hari ini, namun belum mengetahui posisi yang akan diisi. Ia mengungkap Jumhur sempat dipanggil ke Istana pekan lalu.

"Iya sempat dipanggil Istana minggu lalu," kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Andi menilai, kehadiran perwakilan buruh di kabinet merupakan sebuah kehormatan. Ia berharap Jumhur tak meninggalkan ideologi yang diperjuangkan buruh saat masuk ke kabinet nantinya.

"Ini merupakan sebuah kehormatan bagi gerakan buruh Indonesia, berharap tidak meninggalkan idealisme buruh," ujarnya.

Jumhur Tiba di Istana

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, jelang pelantikan pejabat. Jumhur dikabarkan akan dilantik menjadi menteri.

Pantauan detikcom, Senin (27/4/2026), Jumhur tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pukul 13.51 WIB. Jumhur tiba mengenakan setelan jas dan peci hitam serta dasi biru. Jumhur didampingi keluarganya.

Jumhur mengatakan dirinya diundang untuk menjalani gladiresik pelantikan. Namun, dia belum mau menyebut pasti posisi apa yang akan ditugaskan kepadanya.

"Suruh datang jam 2 katanya ada gladiresik," kata Jumhur.

"Nanti saja ya nggak boleh ngedahului, nggak enak," kata Jumhur saat ditanya terkait isu dirinya menjadi Menteri Lingkungan Hidup.

Jika benar menjadi Menteri LH, katanya, dia akan bekerja keras mengingat banyak pekerjaan rumah. Terutama soal sampah.

"Menteri LH banyak tugas dan akan bekerja keras," ujarnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads