Ditata Ulang, Kawasan Monju Akan Bebas dari Pedagang!

Ditata Ulang, Kawasan Monju Akan Bebas dari Pedagang!

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 25 Apr 2026 15:08 WIB
Penataan kawasan Monumen Perjuangan Bandung
Penataan kawasan Monumen Perjuangan Bandung (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Bandung -

Kawasan Monumen Perjuangan (Monju) di Kota Bandung bakal ditata ulang. Penataan dilakukan mulai dari aspek lingkungan hingga pengaturan pedagang kaki lima.

Sejak beberapa hari lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkot Bandung sudah turun melakukan penataan yang diawali dengan membersihkan kawasan dari sampah, spanduk hingga baliho yang bercecer.

Pantauan detikJabar, Sabtu (25/4/2026), puluhan petugas kebersihan masih bekerja membersihkan kawasan Monju. Mereka tampak sibuk membersihkan saluran air, hingga jalan yang penuh akan sampah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kordinator Monju yang bekerja di bawah Biro Umum Setda Pemprov Jabar, Fajar Destian Firdaus menerangkan, untuk saat ini fokus yang dilakukan adalah membersihkan kawasan Monju.

"Arahan dari pimpinan adalah untuk mensterilkan kebersihan, jadi sektor-sektor yang memang kumuh, yang memang tidak bersih, kami wajib membersihkannya," ucap Fajar.

ADVERTISEMENT
Penataan kawasan Monumen Perjuangan BandungPenataan kawasan Monumen Perjuangan Bandung (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).

Proses pembersihan kata Fajar tidak ditentukan waktu. Ia menegaskan, pembersihan bakal dilakukan sampai kawasan Monju benar-benar bersih.

"Sampai beres karena Pak Gubernur arahannya semua harus selesai secepat mungkin, tidak boleh menyisakan sampah. Kami pun tidak boleh dulu libur sebelum area bersih, demikian kata Pak Sekda," ungkapnya.

Bebas Pedagang dan Pasar Mingguan

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menuturkan, nantinya kawasan Monju harus terbebas dari pedagang, termasuk aktivitas pasar mingguan yang rutin digelar tiap Minggu pagi.

Herman menjelaskan, penataan saat ini difokuskan pada pembongkaran lapak PKL dan menjaga kebersihan kawasan. Langkah tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Yang penting saya fokus ke penataan PKL dan kebersihan. Ini sedang berjalan," ujar Herman.

Namun menurutnya, proses penertiban akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan langsung pedagang. Ia menegaskan, banyak pedagang yang dengan sukarela akan membongkar lapaknya secara mandiri.

"Alhamdulillah teman-teman PKL bagus, kemarin ada yang bongkar sendiri, ada yang dibantu. Termasuk pembongkaran (lapak) semi permanen di depan Unpad," katanya.

Herman menuturkan, kawasan Monju juga akan dijaga ketat oleh petugas keamanan. Hal ini dilakukan agar tidak ada pedagang yang kembali berjualan di kawasan setelah penataan selesai dilakukan.

Selain itu, ia juga menyebut aktivitas pasar mingguan yang biasa ada tiap Minggu pagi akan dihilangkan. "Pokoknya harus bebas PKL, arahan Pak Gubernur," katanya.




(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads