DPRD Bandung Dorong LKP Tekan Angka Pengangguran

DPRD Bandung Dorong LKP Tekan Angka Pengangguran

Rifat Alhamidi - detikJabar
Jumat, 24 Apr 2026 19:54 WIB
Halalbihalal DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP), Rabu (22/4/2026).
Halalbihalal DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP), Rabu (22/4/2026). Foto: Istimewa
Bandung -

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Rizal Khairul, memberikan apresiasi terhadap lembaga pendidikan nonformal di Kota Bandung. Ia menilai, kehadiran lembaga tersebut jadi bagian dari upaya menekan angka pengangguran, serta menjawab kesenjangan antara pendidikan formal dan kebutuhan dunia kerja.

Apresiasi ini disampaikan Rizal Khairul saat menjadi narasumber pada kegiatan halalbihalal DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP), Rabu (22/4/2026). Ia pun menegaskan apresiasi dan dukungannya terhadap lembaga pendidikan nonformal di Kota Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tingkat pengangguran di Kota Bandung sudah cukup mengkhawatirkan. Jadi kami mendorong LKP-LKP ini agar lebih menjangkau, lebih dikenal, dan lebih dekat lagi di masyarakat, karena pendidikan nonformal adalah jalur tercepat dan paling fleksibel dalam menjawab tantangan pengangguran," katanya dikutip Jumat (24/4/2026).

Rizal Khairul menambahkan, dengan penguatan dan semakin mudahnya jangkauan akses layanan lembaga kursus dan pelatihan, maka diharapkan semakin memberikan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, DPRD Kota Bandung akan memberikan dukungannya terhadap semakin meluasnya pendidikan vokasi di Kota Bandung melalui peran strategis legislatif.

Komitmen ini disampaikan untuk memastikan regulasi dan ketersediaan anggaran dalam rangka mencetak SDM yang kompeten, mandiri dan berdaya saing global.

"Dengan kehadiran yang lebih dekat di masyarakat, maka akan memberikan dampak yang positif untuk semakin tumbuh dan berkembang bagi LKP-LKP ini, sekaligus menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan keterampilan di dunia kerja," pungkasnya.

(ral/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads