Pemkot Bandung mulai membongkar sejumlah lapak terbengkalai yang dipakai PKL di kawasan Cicadas Market. Pembongkaran pada Senin (20/4) itu pun dilakukan sebagai upaya penataan lingkungan.
Kasatpol PP Kota Bandung Bambang Sukardi mengatakan, pembongkaran kios PKL Cicadas Market tujuan utamanya untuk mendukung proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Sebab di Jalan Ahmad Yani, nantinya akan dibangun koridor untuk moda transportasi massal tersebut.
"Untuk BRT, itu nanti akan terkena juga untuk koridor berapa lah. Makanya kita melakukan penggalangan, penggalangan ini sudah dilakukan kita kerjasamakan dengan Dinas KUKM sebagai pembinanya," kata Bambang, Rabu (22/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menyatakan, jika melihat regulasinya, Cicadas Market sebetulnya merupakan zona merah untuk PKL. Namun karena ada kebijakan di zaman dulu, para pedagang pun difasilitasi berjualan di lokasi tersebut.
Kemudian, Pemkot Bandung kata Bambang beberapa waktu lalu punya agenda penataan lingkungan. Sejumlah kios terbengkalai di Cicadas Market pun jadi target pembongkaran setelah dikoordinasikan dengan pengurus PKL di sana.
"Kurang lebih ada delapan kios yang kita bongkar, tapi ini hasil dari penggalangan komunikasi dengan pengurus PKL. Jadi kita lakukan pendekatan, kios yang tidak dipakai akan kita bongkar," ungkapnya.
Setelah ini, Satpol PP menargetkan sejumlah kios terbengkalai kembali di Cicadas Market untuk dibongkar. Namun dengan catatan, koordinasi tetap dilakukan demi mencegah gesekan di lapangan.
"Jadi intinya yang tidak terpakai itu tetap harus dibongkar gitu biar kelihatan ada perubahannya. Nah, ini yang sedang kita lakukan penggalangan dengan para koordinator PKL yang ada di Cicadas Market itu," pungkasnya.
(ral/dir)
