Insiden kecelakaan kerja yang menimpa dua teknisi provider internet di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mendapat tanggapan dari pihak Telkom Akses.
Peristiwa tersebut menyebabkan satu teknisi meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis usai tersetrum listrik saat memindahkan tiang jaringan.
VP Corporate Legal & Secretary Telkom Akses, Rizky Kurniawan, menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehubungan dengan insiden kecelakaan kerja teknisi lapangan yang terjadi pada Kamis sore (16/4) di wilayah Lembang Jawa Barat, PT Telkom Akses (Telkom Akses) turut prihatin atas kejadian yang menimpa para korban," ujarnya dalan keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Namun demikian, Rizky menegaskan bahwa teknisi yang mengalami kecelakaan tersebut bukan bagian dari TelkomGroup, baik sebagai karyawan maupun mitra resmi.
"Menindaklanjuti informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa teknisi tersebut adalah teknisi Telkom, Telkom Akses telah melakukan investigasi lebih lanjut, dan menegaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan inisiatif pihak di luar entitas TelkomGroup serta teknisi yang mengalami kecelakaan kerja bukan merupakan karyawan Telkom Akses maupun mitra resmi yang terafiliasi dengan TelkomGroup," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan dalam setiap pekerjaan yang berkaitan dengan infrastruktur telekomunikasi.
"Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan yang berkaitan dengan infrastruktur telekomunikasi dilakukan oleh pihak yang berwenang, kompeten, dan mengikuti standar keselamatan yang telah ditetapkan, guna menghindari risiko kecelakaan kerja," katanya.
Rizky menambahkan, Telkom Akses selama ini berkomitmen menjalankan seluruh operasional sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
"Telkom Akses senantiasa berkomitmen untuk menjalankan seluruh kegiatan operasional sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta prosedur yang berlaku untuk memberikan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dua teknisi provider internet tersengat listrik di kawasan Lembang pada Kamis (16/4/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, seorang pekerja dinyatakan tewas tersetrum sementara seorang pekerja lainnya kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Betul, kami terima informasi soal kejadian dua pekerja vendor internet PT Telkom kesetrum, 1 orang meninggal dan 1 lagi kritis. Informasinya mau memindahkan tiang internet," kata Kapolsek Lembang, AKP Dana Suhenda saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Video yang menunjukkan kejadian nahas itu viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat dua pekerja tergeletak di trotoar Jalan Raya Grand Hotel. Seorang nampak kejang-kejang, kemudian terlihat pekerja lainnya mondar-mandir mencari pertolongan.
Dana mengatakan penyebab dua pekerja itu bisa tersengat listrik karena di dekat jaringan pemasangan tiang internet ada kabel listrik. Tiang yang hendak dipindahkan korban, menyentuh kabel listrik.
"Jadi pas korban mau pasang tiang Indihome, ujung tiang itu terkena kabel listrik sehingga petugas yang memindahkan tiang seketika kesetrum. Pekerjanya ada 4 orang, yang jadi korban hanya 2," kata Dana.
(bba/sud)










































