Diterjang Arus Citarum, Jembatan Radug Bandung Nyaris Ambruk

Diterjang Arus Citarum, Jembatan Radug Bandung Nyaris Ambruk

Yuga Hassani - detikJabar
Jumat, 17 Apr 2026 13:21 WIB
Kondisi Jembatan Radug penghubung Kecamatan Ibun dan Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.
Foto: Istimewa
Bandung -

Jembatan penghubung Kecamatan Ibun dan Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, nyaris ambruk diterjang derasnya arus Sungai Citarum, Kamis (16/4/2026) malam. Akibatnya, aktivitas warga di dua kecamatan tersebut terputus sementara.

Jembatan yang nyaris ambruk itu bernama Jembatan Radug, yang berlokasi tepat di Kampung Radug, Desa Karyalaksana, Kecamatan Ibun. Pada area bawah jembatan ditemukan retakan yang membuat kontur jembatan sedikit bergeser.

Kapolsek Ibun IPTU Deny Fourtjahjanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas ringan. Beruntung, saat kejadian tidak ada pengendara atau warga yang tengah melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya itu kejadiannya jam 21.00 WIB malam tadi. Kami langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan ke lokasi jembatan," ujar Deny, kepada detikJabar, Jumat (17/4/2026).

Pihaknya menjelaskan, jembatan tersebut tidak bisa digunakan untuk sementara waktu. Pasalnya, kondisi jembatan dikhawatirkan akan roboh atau amblas secara keseluruhan jika terus dipaksakan.

ADVERTISEMENT

"Kami minta masyarakat agar tidak melintasi jembatan tersebut dan menutup sementara akses jalan tersebut," katanya.

Deny menyebutkan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta BBWS. Hal tersebut dilakukan agar kerusakan jembatan bisa segera ditangani.

"Jembatan itu jalur penghubung antara Kecamatan Ibun dengan Kecamatan Majalaya," jelasnya.

Menurutnya, insiden jembatan yang nyaris ambruk itu tidak menimbulkan korban jiwa. Saat ini, jembatan tersebut telah dipasangi garis polisi dan ditutup total bagi kendaraan.

"Kita melihat juga adanya kerawanan tiang listrik yang terancam roboh akibat abrasi," ucapnya.

Sementara itu, Camat Ibun Pipin Zaenal Arifin menyebutkan, jajaran Forkopimcam langsung bergerak cepat saat menerima laporan peristiwa pergeseran jembatan tersebut. Garis polisi dipasang agar warga tidak nekat melintas.

"Sementara mungkin kami dari Forkopimcam mengarahkan warga supaya lewat ke jalur Cikonyel. Nah, soalnya untuk roda empat paling muter ke arah Majalaya dan ke arah Panggung untuk menghindari hal-hal tidak di inginkan," kata Pipin.




(tya/tey)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads