Kawanan Monyet Serbu Pemukiman di Salawu, Acak-acak Rumah Warga

Kawanan Monyet Serbu Pemukiman di Salawu, Acak-acak Rumah Warga

Deden Rahadian - detikJabar
Jumat, 17 Apr 2026 09:47 WIB
Kawanan monyet serang rumah warga di Tasikmalaya
Foto: Istimewa
Tasikmalaya -

Serangan satwa liar kembali menghebohkan warga. Kawanan monyet menyerbu Kampung Legok Kadu, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (14/4) sore.

"Betul pak masuk kepemukiman kami monyetnya ada beberapa," kata Asid, Ketua RT Legok Kadu.

Kawanan monyet liar tersebut awalnya hanya berkeliaran di halaman rumah warga. Mereka sesekali terlihat memanjat genting dan pepohonan di sekitar perkampungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tidak menyerang manusia secara langsung, beberapa primata tersebut nekat memaksa masuk ke dalam rumah. Bahkan, kawanan monyet ini sampai memecahkan kaca jendela untuk bisa menyelinap ke dalam hunian warga.

Salah satu rumah yang menjadi sasaran hingga kaca jendelanya hancur adalah milik Nanang.

ADVERTISEMENT

"Kawanan monyet mecahin kaca masuk kedalam rumah acak acak rumah. Untung pemilik rumah lagi diluar jadi gak diserang," kata Asid.

Kapolsek Salawu, AKP Dedi Darsono, membenarkan adanya laporan serangan monyet liar tersebut. Menurutnya, kawanan itu memecahkan kaca jendela demi mencari makanan di dalam rumah.

Beberapa monyet dilaporkan sempat mengambil nasi yang tersaji di meja makan warga sebelum akhirnya diusir.

"Iya memecahkan kaca rumah, kemudian monyet ambil nasi di yang ada di meja makan," kata AKP Dedi Darsono kepada detikJabar, Rabu (15/4).

Kawanan monyet serang rumah warga di TasikmalayaKawanan monyet serang rumah warga di Tasikmalaya Foto: Istimewa

Warga setempat kemudian berupaya mengusir kawanan tersebut dengan alat seadanya. Setelah dihalau, monyet-monyet liar itu langsung melarikan diri kembali ke arah hutan.

"Jadi ada kata Rt disana kalau tida menemukan makanan, mereka seperti marah, hingga merusak perabotan rumah," kata AKP Dedi Darsono.

Dedi memastikan bahwa monyet-monyet tersebut berasal dari hutan sekitar, bukan hewan peliharaan yang lepas. Diduga kuat, satwa tersebut masuk ke pemukiman karena kekurangan sumber makanan di habitat aslinya.

"Monyet dari hutan dia nyari maoan dikampung, demikian menurut warga sekitar," kata AKP Dedi Darsono.

Kedatangan gerombolan monyet ke Kampung Legok Kadu dilaporkan sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat. Menanggapi hal ini, pihak kepolisian bersama aparatur desa dan Kecamatan Salawu mulai turun tangan.

Petugas berencana meminta bantuan BPBD untuk mengusir kawanan monyet tersebut menggunakan peralatan khusus agar tidak kembali mengganggu aktivitas warga.

"Kami turun tangan kelokasi bantu warga yang rumahnya dirusak. Kami juga berupaya antisipasi monyet kembali turun," kata AKP Dedi Darsono.

Hingga Rabu (15/4), masyarakat masih bersiaga mengantisipasi kembalinya kawanan monyet ke pemukiman. Warga tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.




(tya/tey)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads